Ini yang Disoroti Pendeta Samuel terkait TKI/ TKW di NTT

TKI/TKW tahun ini saja 21 orang ini sebenarnya darurat. Kita menyerukan baik mereka yang menjadi korban atau masyarakat yang tidak terlepas

Ini yang Disoroti Pendeta Samuel terkait TKI/ TKW di NTT
pos kupang.com, yeni rachmawaty
Gereja GMIT Benyamin Gelar Perjamuan Kudus Paskah 

Laporan Wartawan Pos Kupang.com, Yeni Rachmawati

POS-KUPANG.COM, KUPANG -- Tahun ini Gereja GMIT Benyamin Oebufu mengambil tema Paskah "Kristus yang Bangkit Menjadikan Kita Hamba Kebenaran" dengan sub Tema
"Terpanggil Menjadi Hamba Kebenaran dalam Menghargai Keberagaman, Mengusahakan Keadilan dan Perdamaian."

Ketua Majelis Jemaat GMIT Benyamin Oebufu, Pdt Samuel B Pandie mengatakan dari sub tema tersebut sorotan besar tahun ini mengenai keberagaman bangsa, hoax, human trafficking dan permasalahan lingkungan hidup.

Dalam Perjamuan Kudus Paskah, Pdt Benyamin berharap agar jemaat dapat menjadi jemaat yang peduli dan peka untuk bersama-sama belajar tentang bagaimana hidup dengan orang lain yang berbeda serta peka terhadap apa yang terjadi.

"TKI/TKW tahun ini saja 21 orang ini sebenarnya darurat. Kita menyerukan baik mereka yang menjadi korban atau masyarakat yang tidak terlepas dari jemat serta pihak pihak yang berkepentingan, dalam hal ini pemerintah, LSM atau pengambil kebijakan agar TKI/TKW dipersiapkan dengan baik.

Paling kurang coba kita belajar agar mereka mencintai kekayaan yang ada di kita, menjadi batu loncatan bersama sebagai solusi soal bangsa dan konteks NTT," tuturnya.

Menurutnya hakikat Paskah memang harus masuk kepada persoalan-persoalam yang besar.

"Jangan lupa kita dalam kondisi persiapan Pilkada dan Pilpres bisa saja digiring macam-macam. Sebenarnya ini kan hanya kepentingan saja, perbedaan, metode dan teknik berkampanye. Kita beharap partai politik bukan hanya kepentingan merebut kekuasaan tapi menjadi suatu wadah pilar edukasi politik bagi masyarakat," tuturnya.(*)

Baca: Inilah Para Pemeran Jalan Salib Pemuda GMIT Klasis Kota Kupang

Tags
GMIT
Penulis: Yeni Rachmawati
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help