Perencanaan Pembangunan Harus Bersentuhan Langsung dengan Masyarakat

Perlu ada upaya dan terobosan inovatif serta kreatif dalam merumuskan perencanaan yang sejalan dengan perkembangan dan tuntutan di masyarakat.

Perencanaan Pembangunan Harus Bersentuhan Langsung dengan Masyarakat
POS KUPANG/KANIS JEHOLA
Kosmas Lana (kiri)

Laporan Wartawan Pos-Kupang.com, Adiana Ahmad

POS-KUPANG.COM, MBAY - Penjabat Bupati Nagekeo, Kosmas D. Lana, S.H, M.Si menegaskan, seluruh perencanaan pembangunan tahun 2019 harus mengutamakan program yang langsung bersentuhan dengan masyarakat.

Karena itu, perlu ada upaya dan terobosan inovatif serta kreatif dalam merumuskan perencanaan yang sejalan dengan perkembangan dan tuntutan di masyarakat.

Kosmas mengatakan hal itu pada Pembukaan Musrenbang Kabupaten Nagekeo dj Aula Setda Nagekeo, Senin (26/3/2018).

Kosmas mengatakan, usulan program dan kegiatan tahun 2019 harus lebih efektif dan efisien dan mengacu pada pada skala prioritas sesuai dengan kepentingan yang paling urgen saat ini sehingga pemerintah secara bertahap mampu menjawab kebutuhan masyarakat Nagekeo.

Kosmas mengungkapkan, ada enam arah kebijakan dan prioritas pembangunan tahun 2019; pertama, peningkatan daya saing daerah melalui penyelenggaraan siatem.pendidikan yang berkualitas, peningkatan kualitas SDM yang memiliki jiwa kewirausahaan dan produktifitas yang tinggi serta penguasaan ilmu pengetahuan teknologi dan seni dan peningkatan kualitas tenaga kerja yang terlatih dan profesional.

Kedua, pencapaian target SDG's dalam rangka meningkatkan indeks pembangunan manusia (IPM) masyarakat Nagekeo yang dilaksanakan melalui peningkatan derajat kesehatan masyarakat dan akses pendidikan.

Ketiga, peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui optimalisasi pemanfaatan SDA sesuai dengan keunggulan komparatif wilayah yang difokuskan pada sektor pertanian, peternakan, perkebunan, kelautan dan perikanan.

Keempat, peningkatan kemandirian ekonomi masyarakat melalui koperasi dan pembangunan usaha ekonomi produktif.

Kelima, pembangunan infrastruktur dasar wilayah menuju kawasan strategis dan cepat tumbuh dalam rangka mendukung aktivitas ekpnomi masyarakat yakni; pembangunan jalan dan jembatan, peningkatan jalan, Penyediaan bantuan perumahan.

Keenam, penibgkatan kapasitas kelembagaan pemerintahan daerah melalui tata kelola pemerintahan yang bersig, efektif dalam pelaksanaan pembangunan daerah dan efisien dalam pemanfaatan anggaran serta berkinerja tinggi, penerapan birokrasi pengelolaan keuangan daerah yang efektif dan efisien.

Dalam sambutannya, Kosmas menggambarkan kondisi perekonomian Kabupaten Nagekeo terdiri dari pertumbuhan ekonomi sebesar 4,72 persen di tahun 2016 meningkat menjadi 4,81 di tahun 2017, IPM menibhkat dari 63,8 di tahun 2016 meningkat menjadi 64,33 pada tahun 2017, inflasi 2,77 persen, pendapatan per kapita naik dari Rp 13.039.009 menjadi Rp 14.144,779, PDRB atas dasar harga berlaku naik dari Rp 1.842.542. 420.000 menjadi Rp 2.019.931.070.000 di tahun 2017. (*)

Penulis: Adiana Ahmad
Editor: Agustinus Sape
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved