Kesederhanaan yang Tak Berubah dari Mama Emi

Mama Emi juga tidak berubah dalam memegang adat dan budaya Timor. Hal ini tampak dari buah-buah pinang yang berhamburan di dapur rumahnya.

Kesederhanaan yang Tak Berubah dari Mama Emi
ISTIMEWA
Mama Emi pada suatu kesempatan di rumahnya di Jalan Cak Doko, Kota Kupang. 

Selain kesederhanaan, Mama Emi juga tidak berubah dalam memegang adat dan budaya Timor. Hal ini tampak dari buah-buah pinang yang berhamburan di dapur rumahnya.

"Dia (Mama Emi) tetap mengingat budaya dan kebiasaan kami. Lempengan buah pinang itu memberi arti kami tetap hidup dalam rumah yang selalu memegang teguh budaya dan adat istiadat kami," kata Ivony.

Sejak kecil, Mama Emi juga selalu hidup dalam keberagaman.

Hal inilah yang membuat perempuan 52 tahun itu selalu mengedepankan pluralisme dan kebhinekaan dalam setiap perjuangan politiknya.

"Bapak kami dari suku Timor, Mama dari Kupang. Kami biasa mendiskusikan sesuatu dengan sikap terbuka.

Kami tidak pernah memaksa sesuatu kepada yang lain untuk diikuti. Kami belajar itu dari kecil," kata Ivony.

"Jadi dari dulu, kami sudah alami indahnya keberagaman."

Baca: ASTAGA! Ladies Pub Pelangi Manggarai Timur Ditangkap usai Ambil Narkoba

Meski disibukkan dengan urusan politik, Mama Emi yang sudah dua periode menjadi anggota DPRD NTT ini ternyata masih memerhatikan kebutuhan-kebutuhan detail dalam rumah.

Dia juga masih suka memasak untuk saudara-saudara dan anak-anak asuhnya.

Halaman
1234
Editor: Fredrikus Royanto Bau
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved