Tim Identifikasi Polres TTS Ambil Sidik Jari Pelaku Pengrusakan Paud Sehati Oebeko

Tim identifikasi langsung melakukan olah TKP dan mengambil sidik jari pelaku yang tertinggal di salah satu kaca nako jendela.

Tim Identifikasi Polres TTS Ambil Sidik Jari Pelaku Pengrusakan Paud Sehati Oebeko
POS KUPANG/DION KOTA
Nampak tim identifikasi Polres TTS sedang mengambil sidik jari pelaku pengrusakan gedung Paud Sehati yang tertingga di kaca nako jendela ruang Paud tersebut. 

Laporan Wartawan pos-kupang.com, Dion Kota

POS ‎KUPANG. COM|SOE – Tim identifikasi Polres TTS langsung bergegas turun ke lokasi Paud Sehati Oebeko usai mendapatkan laporan pengrusakan dari Oyang Bokimnase, pengelola Paud, Selasa (20/3/2018) siang.

Tim identifikasi langsung melakukan olah TKP dan mengambil sidik jari pelaku yang tertinggal di salah satu kaca nako jendela ruang Paud.

Pantau pos-kupang.com, Tim Identifikasi dipimpin langsung oleh Kaur Identifikasi Polres TTS, Bripka Janri Tlonaen bersama anggota Identifikasi Polres TTS di antaranya, Brigpol Purwanto, Brigpol Ramcius Silalahi dan Bripda Prilmi Fony.

Baca: Bupati Yentji Sunur Sebut Tak Ada Kasus Trafficking di Lembata

Dengan menggunakan peralatan khusus, Tim Identifikasi mengambil sidik jari pelaku pada kaca nako yang sempat dipegang pelaku.

Selanjutnya, sidik jari tersebut akan dicocok dengan menggunakan alat khusus untuk mengetahui pemilik sidik jari tersebut.

"Nanti kita lacak pelakunya lewat sidik jarinya dengan menggunakan peralatan khusus kita. Jika pelaku sudah memegang e-KTP maka data dirinya akan keluar, " ujar Bripka Janri.

Nampak seorang warga sedang menunjukan kendala yang dirusak oleh pelaku pengrusakan Paud Sehati.
Nampak seorang warga sedang menunjukan kendala yang dirusak oleh pelaku pengrusakan Paud Sehati. (POS KUPANG/DION KOTA)

Baca: Banyak Warga Muka Baru Datangi Kantor Pelayanan Satu Pintu Lembata. Ada Apa?

Sementara itu, Kepala Desa Kesetnana, Lukas Leimani mengaku kaget dengan peristiwa pengrusakan ruangan PAUD Sehati.

Dirinya mengaku, selama ini keberadaan Paud Sehati mendapatkan dukungan dari warga dan pemerintah desa tersebut.

Dirinya berharap aparat Polres TTS bisa mengungkap siapa dibalik kasus pengrusakan gedung Paud tersebut.

Baca: MANTAP! Tahun ini 2400 BTS Telkomsel di NTT Jadi Layanan 4G

"Saya juga kaget pak. Saya tahunya dari aparat Babinsa yang bertugas di desa kami. Begitu tahu saya langsung turun ke lokasi. Saya sangat menyesali kejadian ini. Saya berharap pelakunya bisa segera ditangkap dan dihukum sehingga ada efek jerah," pintanya. (*)

Penulis: Dion Kota
Editor: Fredrikus Royanto Bau
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved