Mengapa Hotel Puncak Waringin di Labuan Bajo Dirobohkan?

Berdasarkan keputusan rapat bersama bupati kata Sahna, areal hotel itu diserahkan ke pemerintah pusat.

Mengapa Hotel Puncak Waringin di Labuan Bajo Dirobohkan?
pos kupang.com, servan mammilianus
menko saat melihat sovenir yang jual di Exotic Hotel, Labuan Bajo.

Laporan Wartawan Pos Kupang.com, Servatinus Mammilianus

POS KUPANG.COM, LABUAN BAJO--Hotel Puncak Waringin Labuan Bajo milik pemerintah Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) segera dirobohkan dan diserahkan ke Pemerintah Pusat untuk ditata.

Hotel yang sudah tiga tahun mubasir akibat tidak digunakan itu, dirobohkan dalam waktu dekat dan diatur sebagai salah satu lokasi yang akan dikunjungi oleh tamu IMF.

Hal itu disampaikan kepada Menteri Koordinator (Menko) Maritim, Luhut Binsar Panjaitan, oleh salah satu petugas kementerian yang tugas di Labuan Bajo, Sahna saat Menko memantau hotel itu, Selasa (20/3/2018).

"Ini mau diapakan ini, sekarang ini sudah begini mau diapakan. Maksud saya kenapa Pemda ngga join orang," tanya Menko saat melihat bangunan Hotel Puncak Waringin yang berantakan.
Menko saat itu didampingi Bupati Mabar, Agustinus Ch Dula.

Sahna saat itu menjelaskan bahwa Pemda sudah dua kali lakukan pelelangan kepada swasta untuk kelolah hotel itu tetapi gagal.

Berdasarkan keputusan rapat bersama bupati kata Sahna, areal hotel itu diserahkan ke pemerintah pusat. pemerintah pusat akan anggarkan pembangunan di areal itu pada 2019 mendatang.
namun berkaitan dengan kedatangan tamu bank dunia, areal itu akan ditata sementara dan hotelnya dirobohkan.(*)

Baca: Aneh Tapi Nyata, Harga Bensin di Tabundung Sumba Timur Rp 20 Ribu Per Liter

Penulis: Servan Mammilianus
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved