UNIK! Hanya di Daerah ini, Bupati Belah Celengan Bambu Ketua Adat Pakai Bayar Pajak

Membayar pajak PBB tidak lagi memberatkan masyarakat karena uang pajak telah tabung selama setahun.

UNIK! Hanya di Daerah ini, Bupati Belah Celengan Bambu Ketua Adat Pakai Bayar Pajak
POS KUPANG/DION KOTA
Bupati TTS, Paul Mella sedang memecahkan celengan bambu milik Ketua Adat Amanatun Selatan, Herman Mone 

Laporan Reporter pos-kupang.com, Dion Kota

POSKUPANG.COM|SOE – Bupati Timor Tengah Selatan (TTS), Ir. Paul Mella, berkesempatan memecahkan celengan bambu milik warga di daerah itu untuk dipakai membayar pajak bumi dan bangunan (PBB).

Pemecahan celengan bambu ini dilakukan secara simbolis terhadap celengan milik Ketua Adat Amanatun Selatan pada kegiatan pencanangan pekan panutan pembayaran PBB tahun 2017 tingkat Kabupaten TTS di Desa Toi, Kamis (15/3/2018).

Pada kesempatan itu, Bupati Mella berkesempatan pertama untuk membayar beban pajaknya senilai Rp 1.157.000. 

Selain Bupati Mella, Kepala Badan Pendapatan Asli Daerah ( BPAD) Kabupaten TTS, Aba Anie juga ikut membayar pajak PBB di tempat yang sama.

Baca: Tahun ini Sumba Tengah dapat Dana Desa Rp 95 Miliar, ini Besaran Dana Setiap Desa

Pantauan pos kupang, Bupati Mella dilayani oleh salah seorang juru pungut pajak dari BPAD.

Selain membayar pajak PBB kewajibannya, Bupati Mella juga membayar pajak PBB milik ketua adat Amanatun Selatan, Herman Mone.

Kegiatan pencanangan pekan panutan pajak PBB yang berlangsung di kantor desa Toi dihadiri oleh Camat Amantun Selatan Ardy Benu, para kepala desa lingkup kecamatan Amanatun Selatan dan kurang lebih 200 warga Kecamatan Amanatun Selatan dengan membawa tabungan bambu.

Celengan bambu milik masyarakat selanjutnya dibelah untuk membayar pajak PBB. Lima warga dengan jumlah celengan bambu terbanyak mendapatkan hadiah stimulan dari Bupati Mella dan BPAD.

Halaman
123
Penulis: Dion Kota
Editor: Fredrikus Royanto Bau
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved