Sistem Pembayaran Tunai di NTT Meningkat, Apa Artinya? Ini Penjelasan Kepala BI Kupang

Aktivitas sistem pembayaran tunai di Provinsi NTT mengalami peningkatan.

Sistem Pembayaran Tunai di NTT Meningkat, Apa Artinya? Ini Penjelasan Kepala BI Kupang
POS-KUPANG.COM/HERMINA PELLO
Kepala Perwakilan BI Provinsi NTT, Naek Tigor Sinaga sementara berbicara pada diseminasi kajian ekonomi dan keuangan regional Provinsi NTT di lantai II Kantor Perwakilan BI Provinsi NTT, Rabu (14/3/2018) malam. 

Laporan Wartawan POS-KUPANG.COM, Hermina Pello

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Aktivitas sistem pembayaran tunai di Provinsi NTT mengalami peningkatan. Jumlah uang yang beredar di masyarakat atau net outflow pada tahun 2017 mencapai Rp 2,13 triliun atau meningkat 51,54 persen (yoy) dibandingkan tahun 2016 sebesar Rp 1,41 triliun.

Baca: Tigor Sinaga Bilang KUPVA Rawan Tindak Pencucian Uang, Ini Penjelasannya

Kepala Perwakilan BI Provinsi NTT, Naek Tigor Sinaga, pada acara diseminasi kajian ekonomi dan keuangan regional Provinsi NTT di lantai II Kantor Perwakilan BI Provinsi NTT, Rabu (14 /3/2018) malam, mengatakan, kondisi ini menunjukkan aktivitas ekonomi yang meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.

Di sisi lain, transaksi Sistem Kliring Nasional Bank Indonesia (SKNBI) pada tahun 2017 mengalami penurunan secara nominal sebesar 12,41 persen (yoy) menjadi Rp 11,09 triliun.

Baca: Hebat! Realisasi Pendapatan Pemprov NTT Tahun 2017 Lampaui Target. Ini Capaiannya

Kondisi tersebut sejalan dengan penurunan nominal kliring nasional yang mencapai 23,22 persen (yoy). Namun, dari sisi volume, jumlah warkat kliring pada tahun 2017 justru mengalami kenaikan 1,53 persen (yoy) dibandingkan tahun 2016, menunjukkan bahwa rata-rata transfer dana per warkat mengalami penurunan. (*)

Penulis: Hermina Pello
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved