Melasti di Pasir Panjang, Umat Hindu Kota Kupang Memakai Pakaian Serba Putih

arak arakan sesajen dari Pura Oeba pada siang hari menuju Pantai Pasir Panjang yang terletak tepat di samping Hotel Sotis Kupang

Melasti di Pasir Panjang, Umat Hindu Kota Kupang Memakai Pakaian Serba Putih
POS KUPANG/YENI RAHMAWATI TOHRI
Umat Hindu di Kota Kupang mengikuti Upacara Melasti dari Oeba sampai Pasir Panjang, Sabtu (25/3/2017). 

Laporan Wartawan Pos Kupang.Com, Maria Toda

POS KUPANG.COM - Menyambut Nyepi yang tinggal beberapa hari lagi Umat Hindu Kota Kupang menggelar perayaan Melasti yang digelar Rabu (14/3/2018) siang hingga matahari terbenam.

Perayaan yang dimulai dengan arak arakan sesajen dari Pura Oeba pada siang hari menuju pantai pasir panjang yang terletak tepat di samping Hotel Sotis Kupang mengundang banyak perhatian masyarakat yang lalu lalang di jalanan.

Hampir semua umat yang mengikuti perarakan mengenakan kebaya putih dan juga baju khas umat hindu yang juga berwarna putih. Sebagiaan besar laki-laki membawa umbul-umbul sedangkan para wanita menjunjung sesajen yang dibuat dengan berbagai warna dengan bentuk yang berbagai macam.

Sesampainya di pantai semua sesajen ditaruh di tempat yang sudah disediakan sedangakn beberapa tiang ditancapkan di sekeliling sesajen yang sudah diletakan secara rapih.

Masing-masing umat hindu yang hadir dari segala umur mulai memasang dupa yang ditempatkan tepat di hadapan sambil terus berdoa.

Baca: Tega Yah, Seorang Gadis Cilik Dicabuli Pemuda Gelandangan di Nagekeo

Beberapa orang lantas menaiki perahu yang sudah disediakan dengan membawa bebeberapa sesajen dan persembahan. Sambil menunggu ritual berikutnya setiap umat hindu sujud berdoa kurang lebih 1 jam. Sesudah melalui beberapa ritual doa dan nyanyian pun dimulai dengan beberapa sesi yang diikuti dengan percikan air suci yang dibawa dari tengah laut menggunakan perahu.

Ketua panitia kegiatan Malasti, dr. Dewa Putu Sahadewa mengatakan Melasti adalah salah satu rangkaian ritual keagamaan yang dilakukan sebelum acara puncak yaitu perayaan Nyepi. Melasti merupakan ritual keagamaan yang dipercaya untuk penyucian diri dalam menyambut hari raya Nyepi bagi umat Hindu.

" Prosesi Ritual Melasti dilengkapi dengan kidung kidung suci, iringan gong serta tarian sakral dan tidak lupa Doa," ujar Dewa.

Rangkaian kegiatan menyambut Nyepi 2018 kali ini bertemakan Kehidupan umat beragama di NTT yang harmonis dan juga NKRI yang kuat.

Baca: Ini Bentuk Peduli Kasih dari Satlantas Polres Sumba Timur untuk Korban Kecelakaan

" Dengan ikut sertanya semua agama dan.lapisan masyarakat di Kota Kupang kita bisa melihat betapa kita saling menghargai agama masing-masing toleransi kita begitu tinggi dan saya sangat bangga dengan daerah kita," ujar Dewa.

Ia juga menambahkan dengan ikut sertanya semua elemnt masyarakat maka pihaknya semakin mantap untuk terus menambah iman dan memperkuat iman serta berbagi dengan sesama di Nyepi tahun ini.

Seusai melakukan ritual di pantai pasir panjang, semua umat yang hadir kembali melakukan perjalanan sekaligus arak arakan menuju Pura Oeba untuk berdoa dan menutup ritual melasti. (*)

Penulis: Maria Enotoda
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help