Banyak TKI Indonesia yang Meninggal di Luar Negeri, PMKRI Belu Tuntut Hal Ini ke Pemkab Belu

PMKRI Cabang Belu meminta pemerintah untuk memperketat pengawalan dan pengawasan terhadap pengurusan administrasi calon TKI.

Banyak TKI Indonesia yang Meninggal di Luar Negeri, PMKRI Belu Tuntut Hal Ini ke Pemkab Belu
POS KUPANG/TENI JENAHAS
Ketua PMKRI Cabang Belu, Remigius Bere 

Laporan wartawan POS KUPANG.COM, Teni Jenahas

POS KUPANG.COM, ATAMBUA - Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesi (PMKRI) Cabang Belu meminta pemerintah untuk memperketat pengawalan dan pengawasan terhadap pengurusan administrasi calon TKI.

Selain itu, Pemerintah diminta untuk mengorganisir seluruh instansi terkait dalam mengawal, menjaga, dan menerapkan prosedur administrasi secara baik.

Baca: BTNK Minta Bantuan BBKSDA NTT Pantau Oknum Pembawa Flora dan Fauna Ilegal dari TNK Komodo

Baca: Ayah Mertua Diserang Keluarga Pengantin Perempuan Di Panggung Karena Lakukan Tindakan Pelecehan

Baca: Perempuan Itu Benar-benar Aneh, Coba Baca Fakta Ini dan Anda Pasti Menyetujuinya

Baca: Setelah 7 Minggu Melahirkan, Perempuan Ini Menemukan Hal Mengerikan dalam Organ Vitalnya

Hal itu dikatakan Ketua PMKRI Cabang Belu, Remigius Bere kepada Pos Kupang, Kamis (15/3/2018).

Menurut Bere, masalah human trafficking terus menelan korban masyarakat NTT. Kondisi ini bisa terjadi karena lemahnya pengawasan dan perlindungan hukum bagi TKI di luar negeri.

Dari kasus ini, pemerintah justru melarang warga untuk bekerja di luar negeri. Kebijakan seperti itu, menurut PMKRI dinilai melanggar hal asasi manusia atau hak warga negara untuk mencari kerja. Seharusnya langka yang diambil pemerintah adalah menyiapkan balai latihan kerja bagi masyarakat agar masyarakat memiliki kemampuan dan ketrampilan kerja.

Baca: Saat Perempuan Menangis Jangan Ditanya, Nanti Dia Semakin Menjadi, Kenapa?

Baca: Susah Tidur? Baca Tips Ini, Tidurmu Pasti Akan Nyenyak Sepanjang Malam

Baca: Hei Pria, Jangan Mengejar Wanita dengan Cara Murahan, Ganti Strategi, Ini Tipsnya

Menurut Bere, PMKRI mendorong Pemerintah Kabupaten Belu untuk memberikan pelatihan kerja bagi calon TKI agar mereka yang hendak bekerja di luar negeri memiliki ketrampilan yang dibutuhkan di lapangan kerja.

PMKRI juga meminta Pemkab Belu melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi untuk terus mensosialisasikan kepada seluruh masyarakat Belu tentang prosedur menjadi seorang TKI. Hal ini merupakan upaya untuk mengurangi kasus human trafficking di Kabupaten Belu. (jen).

Penulis: Teni Jenahas
Editor: OMDSMY Novemy Leo
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help