Nah Loh! Puluhan Rumah di Bantaran Kali Mati Kota Maumere Dibangun di Tanah Pemda Sikka

Puluhan unit rumah warga Kelurahan Kota Baru, Kota Maumere, Pulau Flores dibangun pada lahan milik pemerintah daerah.

Nah Loh! Puluhan Rumah di Bantaran Kali Mati Kota Maumere Dibangun di Tanah Pemda Sikka
pos-kupang.com/eginius moa
Lokasi tanah pemda di bantaran Kali Mati, Kelurahan Kota Baru, Kecamatan Alok Timur, Kota Maumere di Pulau Flores, ditandai cat merah untuk ditertibkan, Rabu (14/3/2018). 

Laporan Wartawan Pos-Kupang.com, Eginius Mo’a

POS-KUPANG.COM,MAUMERE - Puluhan  unit  rumah milik warga  Kelurahan Kota Baru, Kecamatan Alok Timur  di Kota Maumere, Pulau  Flores dibangun pada lahan  milik pemerintah  daerah.  

Rumah-rumah itu    berada  di  sepanjang  bantaran  Kali Mati dari arah pantai sampai di  samping markas   Polres  Sikka.

Lokasi ini  harus  bebas   dari pemukiman  warga. Namun sejak  dipasang tanda merah    tahun 2016  belum juga ada   terlihat penertiban yang  dilakukan  oleh pemerintah  daerah.

Baca: Ayah Mertua Diserang Keluarga Pengantin Perempuan Di Panggung Karena Lakukan Tindakan Pelecehan

Baca: Perempuan Itu Benar-benar Aneh, Coba Baca Fakta Ini dan Anda Pasti Menyetujuinya

Baca: Saat Perempuan Menangis Jangan Ditanya, Nanti Dia Semakin Menjadi, Kenapa?

Kepala  Dinas  Satuan Polisi  Pamong Praja dan Pemadam  Kebakaran  Kabupaten  Sikka, Yoseph  Benyamin, S.H, dikonfirmasi pos-kupang.com, Rabu  (14/3/2018)  pagi membenarkan lokasi  ini  harus digusur.

“Keputusannya  pada waktu itu  (2016) harus  gusur. Ini aset milik daerah  tidak  boleh digunakan  untuk kepentingan pribadi.  Pol PP siap  kapan saja  bila  ada perintah lakukan pembongkaran, kami kerjakan,” tandas   Benyamin.

Ia mengatakan kewenangan  pengurusan  lokasi ini  ada di  Dinas Perumahan dan Pemukiman dan  Badan Pertanahan  Kabupaten Sikka.      

Baca: Hei Pria, Jangan Mengejar Wanita dengan Cara Murahan, Ganti Strategi, Ini Tipsnya

Baca: Hei Wanita, Milikilah 17 Sifat Ini Agar Disukai dan Dikagumi oleh Pria

Baca: 10 Tips LDR Alias Pacaran Jarak Jauh Ini Bisa Bikin Hubunganmu Langgeng Sampai Pernikahan

Menurut Benyamin, penundaan  pembongkaran  saat itu karena  harus dipastikan beberapa  pemilik yang memiliki  sertifikat. Badan Pertanahan telah melakukan pengukuran  ulang.,

“Pol  PP  tunggu saja. Kapan ada perintah penertiban, kami lakukan.  Peringatan  tahap pertama sudah  disampaikan kepada warga  tempati tanah pemda,” kata Benyamin.  (*)

Penulis: Eugenius Moa
Editor: OMDSMY Novemy Leo
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help