KPU NTT Mulai Sortir dan Distribusikan Ini ke Paslon

proses sampai pada pencetakan APK dimulai setelah penetapan paslon dilanjutkan dengan proses pelelangan umum dan pemenang harus

KPU NTT Mulai Sortir dan Distribusikan Ini ke Paslon
pos kupang.com, edy hayon
uru Bicara KPU NTT, Drs. Yosafat Koli bersama Sekretaris KPU, Ubaldus Gogi dan Ketua Bawaslu NTT, ketika acara jumpa pers soal APK di KPU NTT, Selasa (13/3/2018). 

Laporan Wartawan Pos Kupang.Com, Edy Hayon

POS KUPANG.COM, KUPANG - Komisi Pemilihan Umum (KPU) NTT selaku penyelenggara pemilihan gubernur (Pilgub) NTT dan penyedia alat peraga kampanye (APK) secara marathon melakukan penyortiran terhadap seluruh kelengkapan APK.

Proses pendistribusian APK dilakukan secara bertahap setelah diteliti seluruh kelengkapan APK sesuai jumlah, keamanan sehingga tidak ada masalah ketika diserahkan kepada tim paslon.

Proses pendistribusian APK memang terjadwal tanggal 1-15 Maret sehingga masih ada sisa waktu beberapa hari kedepan APK yang ada dipastikan sudah dapat diserahkan kepada paslon masing-masing.

Sekretaris KPU NTT, Ubaldus Gogi dan juru bicara KPU NTT, Drs. Yosafat Koli menyampaikan hal ini kepada wartawan saat jumpa pers di Sekretariat KPU NTT di Jalan Polisi Militer, Kota Kupang, Selasa (13/3/2018). Hadir saat ini, Ketua Bawaslu NTT, Thomas Djawa dan anggota Komisioner KPU NTT, Thomas Dohu.

Ubaldus Gogi menjelaskan, dalam beberapa pekan terakhir memang terjadi polemik terkait belum didistribusikannya APK kepada masing-masing paslon sementara proses kampanye sudah dilakukan.

Terhadap polemik tersebut, selaku penyelenggara tentu perlu memberikan penjelasan agar tidak menimbulkan persepsi yang keliru. Dikatakannya, proses sampai pada pencetakan APK dimulai setelah penetapan paslon dilanjutkan dengan proses pelelangan umum dan pemenang harus melakukan kegiatan pencetakan di Jawa Timur.

Dengan jumlah yang cukup banyak tentu memerlukan waktu yang panjang dan sesuai ketentuan proses penyerahan APK kepada paslon dilakukan dalam kurun waktu 1-15 Maret, sementara APK yang ada baru tiba di Kupang tanggal 11 Maret.

Untuk itu, kata Ubaldus, pihaknya tidak tinggal diam, tetapi langsung mengerahkan tenaga untuk melakukan penyortiran.

"APK baru tiba tanggal 11 Maret sehingga kita tidak mungkin bagikan langsung ke paslon. Kita harus sortir dulu untuk mengetahui jumlah lalu aman atau tidak barulah kita serahkan. Kita sudah selesaikan penyortiran sebagian dan kita sudah mulai serahkan kepada paslon. Saya kira dengan sisa waktu ini, kita marathon sortir sehingga kita serahkan dalam kondisi aman seluruh APK," katanya.

Halaman
12
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help