Ini Dia Spesialis Pencuri Elektronik Diciduk Polisi

pencurian di Lembata cukup marak. Hanya dalam tempo dua bulan lebih, terhitung Januari - Maret 2018, sudah terjadi 21 kasus. Salah satunya

Ini Dia Spesialis Pencuri Elektronik Diciduk Polisi
pos kupang.com, frans rowin
Irfandi Abdullah bersama adiknya, Awaludin Al Islam ketika berada di balik jeruji besi Mapolres Lembata, Selasa (13/3/2018).

Laporan Wartawan Pos Kupang.Com, Frans Krowin

POS KUPANG.COM, LEWOLEBA --- Spesialis pencuri barang elektronik di Lewoleba, yakni Irfandi Abdulah alias Menrop bersama adik kandungnya Awaludin Al Islam, diciduk polisi Polres Lembata, Senin (12/3/2018) petang. Keduanya diciduk karena mencuri barang-barang elekronik milik warga setempat.

Kasubag Humas Polres Lembata, Aipda Syahlan Muladi membenarkan adanya kasus tersebut, ketika dikonfirmasi Pos Kupang.Com, Selasa (13/3/2018).

"Polisi telah menciduk kakak beradik, Irfandi alias Manrop dan adiknya Awaludin alias Kompak, di rumahnya di Lamahora. Saat diciduk, kedua oknum pencuri tersebut tidak memberikan perlawanan sama sekali," ujarnya.

Dia mengatakan, pencurian di Lembata cukup marak. Hanya dalam tempo dua bulan lebih, terhitung Januari - Maret 2018, sudah terjadi 21 kasus. Salah satunya, adalah pencurian barang elektronik oleh kakak beradik ini.

Dalam kasus tersebut, lanjut Syahlan, kakak beradik tersebut beraksi di kediaman Juliana Juang pada Minggu (11/3/2018). Saat beraksi, keduanya menggasak televisi LG 42 inci dan selembar kain tenun ikat. Dalam kasus ini, kerugian mencapai belasa juta rupiah.
Saat kasus itu sedang ditangani, datang lagi seorang warga yang melaporkan kehilangan dua buah laptop merek acer dan empat buah handphone. Dalam kasus tersebut, korban mengalami kerugian sekitar Rp belasan juta rupiah.

Atas laporan tersebut, ungkap Syahlan, polisi lantas melakukan penyelidikan. Dari penyelidikan tersebut, polisi berhasil mengidentifikasi oknum yang diduga sebagai pelaku pencurian barang-barang elektronik tersebut.

Setelah semua data terhimpun, lanjut Syahlan, akhirnya polisi memutuskan untuk menciduk Irfandi Abdullah bersama adiknya, Awaludin Al Islam di rumah orang tuanya di Lamahora, Kelurahan Lewoleba Timur sekitar pukul 18.00 Wita.

Saat pencidukan tersebut, kedua oknum pelaku tidak memberikan perlawanan sama sekali. Baik Irfandi alias Menro maupun adiknya Awaludin alias Kompak digelandang ke Mapolres Lembata untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Saat diperiksa penyidik, kedua kakak beradik itu, mengakui perbuatannya. Mereka mengaku sudah dua kali melakukan aksi pencurian dan barang curian langsung dijual. Yang dicuri adalah barang-barang elektronik, seperti laptop, televisi, handphone dan lainnya.

Halaman
12
Tags
Lembata
Penulis: Frans Krowin
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help