Ini 68 Rekomendasi yang Diterbitkan Pemda Flotim untuk Sub Penyalur BBM Bersubsidi

Penyelewengan itu pernah terjadi Ileboleng, sub penyalur nakal jual BBM ke Lembata dan dimuat tengah malam.

Ini 68 Rekomendasi yang Diterbitkan Pemda Flotim  untuk Sub Penyalur BBM Bersubsidi
pos kupang.com/feliks janggu
Simon Payongp 

Laporan Wartawan Pos Kupang.com, Feliks Janggu

POS-KUPANG.COM|LARANTUKA- Larangan pihak pertamina agar SPBU tidak melayani BBM dengan jerigen tampaknya tidak bisa dilaksanakan.

Apalagi bupati Flotim Antonius Hubertus Gege Hadjon sudah mengeluarkan rekomendasi agar penyalur tetap melayani sub penyalur agar memastikan persediaan BBM bagi kebutuhan masyarakat.

Pertamina khwatir begitu banyaknya sub penyalur BBM di Flotim berpotensi penyelewengan penggunaan BBM subsidi.

Kasubag Koperasi UKM Perdagangan dan Peridustrian pada Dinas Koperindag Flotim Simon Payong kepada Pos Kupang.com Senin petang (12/3/2018) mengakui adanya penyelewengan itu. Penyelewengan itu pernah terjadi Ileboleng, sub penyalur nakal jual BBM ke Lembata dan dimuat tengah malam.

"Tapi kami sudah ingatkan dan tidak ada lagi. Tiap bulan kita lakukan pengawasan di lapangan," kata Simon Payong. Berapa sebenarnya total sub penyalur BBM di Flores Timur saat ini?

Baca: Jika Ditanya Siapa Gubernur NTT 2018, Ini Pilihan Frans Leburaya

Simon Payong menyebutkan ada 68 sub penyalur BBM dan tersebar di Flotim daratan, Adonara dan Solor.

"Sub penyalur ini bukan pengecer. Kita atur HET-nya. Daerah kita ini kepulauan, mau angkut pake apa kalau tidak boleh pake jerigen," kata Simon.

Adanya penyelewengan oknum sub penyalur BBM, kata Simon bukan alasan bagi pertamina hentikan atau kurangi kuota BBM bersubsidi. "Mana mampu masyarakat kita beli pertalite. Premium saja susah belinya apalagi pertalite," kata Simon. .

Sedangkan keberadaan pengecer di Kota Larantuka, Simon mengatakan itu di luar kendali pemerintah. "SPBU tahu kalau tidak serahkan rekomendasi tidak bisa dilayani. Pengecer itu ada di SPBU bukan pemerintah daerah," kata Simon.

Aturan kementerian ESDM terbaru juga kata Simon tidak melarang penyaluran BBM melalui sub penyalur. (*)

Penulis: Felix Janggu
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help