Angelino Minta Polisi Usut Pelaku Peracik Minyak Oplosan

dirinya juga sempat mendapat isu tentang adanya minyak gosok oplosan, hanya saja perlu pembuktian. Karena itu, jika ada pihak yang merasa dirugikan

Angelino Minta Polisi Usut Pelaku Peracik Minyak Oplosan
NET
Police Line 

Laporan Wartawan Pos Kupang: Oby Lewanmeru

POS KUPANG.COM, KUPANG -- DPRD NTT meminta aparat kepolisian mengusut tuntas para pelaku atau oknum yang meracik atau membuat minyak gosok oplosan untuk dipasarkan secara bebas. Perbuatan membuat minyak tiruan ini berdampak pada masyarakat selaku konsumen.

Hal ini disampaikan Anggota DPRD NTT ,Angelino B. Da Cosa,S.H,M.Hum, ketika dihubungi Pos Kupang, Selasa (13/3/2018) malam.

Menurut Angelino, dirinya juga sempat mendapat isu tentang adanya minyak gosok oplosan, hanya saja perlu pembuktian. Karena itu, jika ada pihak yang merasa dirugikan segera menempuh jalur hukum.

"Kami sebagai DPRD NTT, tidak mau rakyat ditipu dengan produk bajakan. Apalagi dalam bentuk minyak yang digunakan ,baik untuk gosok bahkan diminum, sehingga kita minta polisi usut saja pelakunya," kata Angelino.

Politisi PAN NTT ini menjelaskan, apabila masyarakat menemukan bukti adanya minyak palsu,maka bisa dilaporkan ke pihak berwenang agar diproses secara hukum.

"Kendatipun ,kalau polisi sudah atau sedang menyelidiki, maka saya dukung penuh langkah itu. Karena itu, saya minta polisi harus serius untuk usut sampai tuntas," kata Angelino.

Dia mengharapkan, kasus minyak gosok adalah satu diantara kasus lain yang harus ditelusuri atau diproses oleh polisi.
Mercy Piwung, anggota dewan lainnya mengharapkan pemerintah dalam hal ini dinas perdagangan dan dinas perindustrian NTT segera bersikap. "Saya juga minta BPOM segera melacak atau mengecek penjualan minyak gosok di pasaran. Khusus untuk minyak Nona Mas iti, BPOM dan polisi kita minta vek dan cari tahu siapa aktor atau pelaku yang membuat minyak palsu," kata Mercy.
Dikatakan, jika pemerintah lamban, maka masyarakat akan semakin banyak yang terkena dampak.

Wakil Ketua Komisi V DPRD NTT, Yunus Takandewa meminta BPOM segera melakukan pengawasan ketat dan menggelar operasi langsung ke lapangan. "Kita tidak ingin masyarakat menjadi korban peredaran obat dan makanan yanv mengandung bahan-bahan beresiko bagi kesehatan,termasuk minyak gosok," kata Yunus.

Menurut Yunus, wilayah NTT harus bebas dari pasar perdagangan obat dan makanan oplosan. Karena itu, dia meminta semua pihak mesti waspada dan proaktif terhadap situasi fundamentalisme pasar yang mulai menghalalkan segala cara demi mencari keuntungan. "Kita harapkan pemerintah, terutama BPOM dan dinas terkait untuk gelar operasi di lapangan," katanya. (*)

Tags
Polda NTT
Penulis: Oby Lewanmeru
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help