BREAKING NEWS: Tragis! Dua Anak Bersaudara Sepupu Tenggelam di Kali Watubepin

Dukacita meliputi warga RT 03/RW 10 di Kompleks Biara Charmel, Kelurahan Madawat, Kecamatan Alok, Kota Maumere, Minggu (11/3/2018) petang.

BREAKING NEWS: Tragis! Dua Anak Bersaudara Sepupu Tenggelam di Kali Watubepin
POS-KUPANG.COM/EGINIUS MO'A
Murid SDK Bhaktyarsa Maumere di Pulau Flores melayat kepergian Calista Rosalia Samanta Carla, Senin (12/3/2018) di Kompleks Biara Charmel, Kelurahan Madawat, Kecamatan Alok, Kota Maumere. 

Laporan wartawan Pos-Kupang.Com, eginius Mo'a

POS-KUPANG.COM, MAUMERE - Dukacita meliputi warga RT 03/RW 10 di Kompleks Biara Charmel, Kelurahan Madawat, Kecamatan Alok, Kota Maumere, Pulau Flores, Minggu (11/3/2018) petang.

Dua bersaudara sepupu, Calista Rosalia Samanta Carla (9,4 tahun) dan Dominick de Gado (4,4 tahun) tenggelam di Kali Watubepin. Keduanya berangkat ke kali mengikuti ibunda Nik, sapaan Dominick, Firmina Djawa, yang akan mencuci pakaian di kali tersebut.

Baca: Kasus Manajer Obor Mas Mbay, Albertianus Mengaku Salah dan Minta Maaf

Entahlah keduanya terpeleset dan jatuh ke dalam lubang yang digali dengan eksavator sekitar dua tahun silam, tak ada yang melihat langsung kejadian. Saat itu Firmina baru mulai merendam pakaian kotor.

Baca: Aduh! Air dari Pipa PDAM di Wolowona Muncrat dan Menggenangi Badan Jalan

Letak kedua rumah duka itu bersebelahan jalan, yang merupakan akses lain menuju ke Bukit Keling, tempat pentaktahaan Patung Bunda Maria Segala Bangsa.

Nik dan Carla, memiliki hubungan kerabat dari ayah mereka, Yohanes Emilianus, ayah Carla dan Robertus Anderson, ayah Nik.

Ibunda Yohanes adalah saudari dari ayah Anderson. Kerabat dan sanak famili datang melayat bergantian di kedua rumah duka itu.

Carla, putri semata wayang dari pasangan Yohanes Emilianus dan Elisabeth Aulia Yunita, murid kelas IV/A SDK Bhaktyarsa Maumere.

Puluhan rekan Carla menangis sesenggukan di pinggir peti mati. Kesedihan murid SDK Bhaktyarsa ini seolah tak mau beranjak dari peti mati di ruang tamu kediaman Carla membuat para guru dan suster terlibat dalam kesedihan. (*)

Penulis: Eugenius Moa
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help