Konsul Timor Leste Beri Kuliah Umum di Stipas Kupang. Ingatkan soal Madu dan Racun. Maksudnya?

Fransisko M.C. P. Jeronimo berharap dengan mengikuti kegiatan kuliah umum dan rekoleksi bersama, para mahasiswa

Konsul Timor Leste Beri Kuliah Umum di Stipas Kupang. Ingatkan soal Madu dan Racun. Maksudnya?
ISTIMEWA
Konsul Timor Leste di Kupang, Fransisko M.C. P. Jeronimo (kanan) dan Ketua Stipas Keuskupan Agung Kupang, RD Gerardus Duka. 

POS KUPANG.COM, KUPANG -- Konsul Konsulat Timor Leste di Kupang, Fransisko M.C. P. Jeronimo dan Ketua Sekolah Tinggi Pastoral (Stipas) Keuskupan Agung Kupang, RD Gerardus Duka beri kuliah umum dan rekoleksi bagi mahasiswa Timor Leste yang kuliah di Kupang-Indonesia.

Kegiatan kuliah umum dan rekokeksi bersama ini dikuti mahasiswa Timor Leste di Kupang dan pengurus Senat Mahasiswa Stipas di Aula St.Petrus Stipas mulai pukul 09.00-12.00 Wita, Sabtu (10/3/2018).

Fransisko M.C. P. Jeronimo berharap dengan mengikuti kegiatan kuliah umum dan rekoleksi bersama, para mahasiswa dapat membangun persaudaraan dan solidaritas bersama sebagai sesama ciptaan Tuhan.

RD Maxi Un Bria dalam acara kuliah umum dan rekoleksi di  Aula St.Petrus Stipas Kupang, Sabtu (10/3/2018).
RD Maxi Un Bria dalam acara kuliah umum dan rekoleksi di Aula St.Petrus Stipas Kupang, Sabtu (10/3/2018). (ISTIMEWA)

Mereka juga diharapkan mempersiapkan diri dengan baik menyambut merayakan Pesta Paskah. Mampu membedakan yang baik dan yang buruk.Yang madu dan racun. Sebagai insan berintelektual dan beriman.

Kuliah umum dan rekoleksi Mahasiswa Timor Leste di Kupang dan Senat Mahasiswa Stipas merupakan bagian dari perwujudan Nota Kesepemahaman antara Konsulat Timor Leste dan Sekolah Tinggi Pastoral Keuskupan Agung Kupang pada Januari 2018.

Ketua Stipas Kupang, RD Gerardus Duka menegaskan, solidaritas sosial yang menjadi Tema APP 2018 menginspirasi kita semua untuk menegaskan persaudaraan dan ikut berbelarasa dengan sesama sebagai bentuk pengorbanan dalam merenungkan sengsara dan penderitaan Kristus agar dapat merayakan Paskah dengan baik.

Selanjutnya RD Maxi Un Bria dan Joao Baptista, ketua Bidang Pendidikan di Timor Leste yang memberi rekoleksi, mengharapkan mahasiswa Timor Leste di Kupang dan mahadiswa Stipas Keuskupan Agung Kupang menjadi agen pastoral yang memiliki komitmen dan semangat berkorban dalam membangun persaudaraan yang sejati.

Marito Britos Gomes, mahasiswa Fakultas Kedokteran Hewan asal Timor Leste gembira bisa mengikuti kegiatan yang selama ini dirindukannya. "Saya bahagia ikut ambil bagian dalam kegiatan kuliaah umum dan rekokeksi serta pencerahan hari ini," kata Marito. Rekoleksi diakhiri dengan pelayanan sakramen tobat.

Demikian siaran pers yang diterima dari dosen Stipas Keuskupan Agung Kupang, RD Maxi Un Bria, Sabtu (10/3/2018). (*)

Editor: Putra
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved