BEM Akper Belu Gelar Seminar Perdana Mengenai Bahaya Narkoba di Perbatasan Timor Leste

Hadir pada seminar ini sebanyak 150 orang peserta dari berbagai latar belakang pendidikan mulai dari SMP, SMP,

BEM Akper Belu Gelar Seminar Perdana Mengenai Bahaya Narkoba di Perbatasan Timor Leste
ISTIMEWA
Peserta menyampaikan pendapatnya dalam seminar di Aula Program Studi Keperawatan Universitas Timor Kampus Atambua, Sabtu (10/3/2018). 

POS KUPANG.COM, ATAMBUA -- Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Akademi Keperawatan (Akper) Belu menggelar seminar ilmiah di Aula Program Studi Keperawatan Universitas Timor Kampus Atambua, Sabtu (10/3/2018).

Seminar yang dimulai pukul 08.00 Wita ini merupakan kegiatan perdana sejak Akper Belu resmi merger dengan Universitas Timor (Unimor).

Seminar yang terselenggara atas koordinasi Wakil Direktur Bagian Kemahasiswaan, Yusfina Rua mengusung tema "Bahaya Narkoba dan HIV/AIDS bagi Remaja di Atambua, perbatasan RI-RDTL (Republik Demokratik Timor Leste)."

Hadir pada seminar ini sebanyak 150 orang peserta dari berbagai latar belakang pendidikan mulai dari SMP, SMP, mahasiswa serta para perawat dari Kabupaten Belu, Malaka dan Timor Tengah Utara.

Empat narasumber memberikan pandangan dan pikiran mereka dalam seminar tersebut. Mereka adalah Dominikus Bria, S.Kep.,Ns dari Badan Narkoba Nasional (BNN) Kabupaten Belu, dengan materi bahaya narkoba di daerah perbatasan.

Narasumber kedua Munandar dari BPJS Kantor Cabang Atambua yang berbicara tentang manfaat BPJS dalam kehidupan sekarang.

Pembicara ketiga Edelbertus Mauk, S.Kep.,NS yang membedah dampak HIV AIDS serta pembicara keempat Elfrida F. Riwoe Rohi, S.Kep.,M.Kes yang menyampaikan materi tentang Kesehatan Reproduksi pada Remaja.

Direktur Akper Belu, Pius A. L Berek, S.Kep.,Ns.,M.Kep.,Sp.MB memberikan apresiasi terhadap Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) menggelar kegiatan ini.

"Momen ini ajang pembuktian diri bahwa di daerah perbatasan kita mampu melakukan kegiatan-kegiatan akademik yang sifatnya ilmiah," kata Pius A. L Berek.

Sementara Ketua Panitia, Andhy Mentu menjelaskan persiapan seminar berlangsung selama satu bulan. "Kami rencanakan selama sebulan lebih bersama bapak direktur, bagian kemahasiswaan dan kita libatkan mahasiswa untuk mengurus semua ini," kata Andhy Mentu. (*)

Editor: Putra
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved