DPRD Tidak Setuju Tambahan 40 Hari Proyek Kantor Bupati Sikka Tapi Minta Audit

tambahan waktu yang diminta selama 40 hari tidak menjamin terselesaikannya gedung baru kantor bupati.

DPRD Tidak Setuju Tambahan 40 Hari Proyek Kantor Bupati Sikka Tapi Minta Audit
Pos Kupang.Com/Eginius Moa
Bangunan unit dua Kantor Bupati Sikka senilai Rp 29.040.000.000 di Jalan El Tari Kota Maumere, Pulau Flores, belum selesai dikerjakan, Senin (5/3/2018). 

Laporan Wartawan Pos Kupang.Com, eginius mo'a

POS-KUPANG.COM, MAUMERE- Permintaan rekomendasi DPRD Sikka untuk menyetujui tambahan waktu 40 hari yang diajukan oleh pemerintah melanjutkan proyek Rp 29 miliar pembangunan Kantor Bupati Sikka di Pulau Flores telah ditolak DPRD Sikka.

"Kami sudah lakukan rapat bersama dengan pemerintah dan DPRD. Kami tidak menyetujui lagi tambahan waktu 40 hari kerja," kata Pelaksana tugas (Plt) Ketua DPRD Sikka, Donatus David, S.H, kepada pos-kupang.com, Senin (5/3/2018) di Maumere.

Baca: Siswa ESCS Latih Tanam Sayur di Botanical Garden Oetalu

Menurut David, DPRD justru mendesak dilakukan audit menyeluruh bangunan yang didanai dari APBD II Sikka.

David mengatakan, tambahan waktu yang diminta selama 40 hari tidak menjamin terselesaikannya gedung baru kantor bupati. Karena masih banyak item pekerjaan yang belum dikerjakan.

Baca: Wanita Ini Menangkap Selingkuhan Suaminya di Jalan Lalu Menghajarnya Tanpa Ampun

"Memangnya dia minta tambahan waktu 40 hari lalu pekerjaan bisa rampung. Di lapangan masih ada banyak item pekerjaan. Makanya kita minta dilakukan audit dulu," kata Wakil Ketua DPC PDIP Sikka.

David membandingkan pembangunan kantor bupati dengan proyek gedung BLU RSUD dr.TC.Hillers Maumere dikerjakan dengan tahun tunggal pada 2017 dan bisa dirampungkan. Meski juga masih ada item-item pekerjaan pembenahan yang diselesaikan lagi. (*)

Penulis: Eugenius Moa
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help