Mau Tahu Apa yang Dilakukan Keluarga Besar Zer 09 di Panti Asuhan Kasih

Zer OC merupakan anak-anak muda yang memilikki hati dan kepedulian sosial yang sangat tinggi

Mau Tahu Apa yang Dilakukan Keluarga Besar Zer 09 di Panti Asuhan Kasih
Pos Kupang.Com/Aris Ninu
Keluarga besar Zer 09 Ruteng di Panti Asuhan Kasih di Lempe,Kelurahan Pau,Kota Ruteng,Minggu (4/3/2018) siang. 

Laporan Wartawan Pos Kupang.Com, Aris Ninu

POS KUPANG.COM - Keluarga besar Zeronine alias 09 Ruteng berbagi cinta kasih di Panti Asuhan Kasih di Lempe, Kelurahan Pau,Kota Ruteng,Minggu (4/3/2018) pagi.

Kehadiran Zer O9 merupakan kumpulan anak muda tamatan tahun 2009 dari berbagai SMA di Kota Ruteng
maupun kota-kota lainnya dan berdomisili di Kota Ruteng.

Zer OC merupakan anak-anak muda yang memilikki hati dan kepedulian sosial yang sangat tinggi. Selain untuk mempererat tali persaudaraan diantara sesama keluarga Zer 09.

Kedatangan dari keluarga besar Zer 09 bertujuan untuk berbagi kasih bersama adik-adik di Panti
Asuhan Kasih.

Baca: Tega Benar, Janda Ini Sundut Mata Dua Putrinya Pakai Rokok Disaksikan Calon Suami

"Kehadiran kami bukan karena kelebihan yang mereka miliki tetapi lebih kepada bentuk cinta dan kasih mereka. terutama dalam memaknai masa prapaskah ini,"ujar Dede Madu,anggota Zer O9 dalam releasenya kepada Pos Kupang di Ruteng,Minggu (4/3/2018) siang.

Dede menjelaskan,bentuk kasih dari keluarga Zer 09
berupa bingkisan sederhana berupa sembako,alat-alat tulis dan makanan ringan.

Kunjungan keluarga besar Zer 09 disambut dengan gembira dan suka cita oleh segenap anak-anak Panti Asuhan Kasih yang diasuh oleh Mama Meri Baso dan Bapak Nobertus Fo'a Ledoini.Bersama adik- adik panti,keluarga besar Zer09 melakukan kegiatan menyanyi bersama, mewarnai, membuat gelang dari benang serta diselingi games-game seru.

Disela-sela kegembiraan itu terungkap cerita menarik dari Mama Meri tentang perjuangannya bersama Bapak Nobertus. dalam membesarkan dan merawat anak-anak yang kini berjumlah 70 orang.Mereka menerima anak-anak dari berbagai daerah di Pulau. Flores untuk dirawat dengan fasilitas seadanya dan dengan kondisi keuangan yang tidak begitu baik.

"Saya sangat percaya bahwa Tuhan tidak akan menyusahkan saya. Dia sudah menitipkan anak-anak
ini kepada kami,maka Dia tidak akan meninggalkan. kami dalam kesulitan,"kata Mama Meri.

Keyakinan dari Mama Meri.Minimnya bantuan,baik dana maupun fasilitas mendorong Mama Meri dan Bapak Nobertus serta enam orang pengasuh lainnya untuk mencari jalan guna terus merawat penghuni panti.(*)

Penulis: Aris Ninu
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help