Lurah Andre Otta Bilang Kenapa Harus Sodamolek? Ternyata Maksudnya Begini

Sodamolek berasal dari bahasa Rote biasa digunakan untuk memberi ungkapan salam sejahtera bagi sesama warga di lingkungan orang Rote.

Lurah Andre Otta Bilang Kenapa Harus Sodamolek? Ternyata Maksudnya Begini
POS KUPANG/YENI RACHMAWATI
Pentas Kreasi Seni di halaman Kantor Lurah Naikoten II, Jumat (2/3/2018). 

Laporan Wartawan Pos Kupang.Com, Yeni Rachmawati

POS KUPANG.COM, KUPANG - Sekitar tiga tahun yang lalu sodamolek diresmikan di Kantor Lurah Naikoten II.

Jumat (2/3/2018) dilakukan launching kedua kalinya secara simbolis untuk 17 titik kelurahan yang akan berjalan di kota Kupang. Awalnya 17 titik, kini sudah mencapai 51 titik.

Baca: Andry Garu Sebut Kondisi Nangalanang Harus jadi Pelajaran dan Tamparan Bagi Pemda Matim

Lurah Naikoten II, Andre Otta mengatakan dilaksanakan di Kantor Lurah ini karena sodamolek berasal dari tempat ini dan sudah meraih prestasi.

"Sesuai arahan pimpinan untuk melaksanakan launching di sini karena menghargai warga, RT/RW, PKK, LPM, Tokoh Masyarakat yang sudah bersama-sama memulai mimpi kecil ini. Lamanya bisa berbuah hal yang baik," tuturnya.

Ia menjelaskan kata Sodamolek sengaka diambil dalam program digital di kelurahan ini.

Baca: Victory-Joss Kampanye di TTS, Ini Pemintaan Warga Mollo Utara Kepada Cagub Viktor

Sodamolek berasal dari bahasa Rote biasa digunakan untuk memberi ungkapan salam sejahtera bagi sesama warga di lingkungan orang Rote.

Kenapa sodamolek? Karena sodamolek yang juga sebuah transformasi budaya, ungkapannya menjadi sebuah tindakan nyata yang terjadi untuk masyarakat, sebagai komitmen dari pemerintah untuk bersesia menyapa warga 24 jam per hari dan tujuh hari per minggu.

"Dalam perjalanan kami, tidak cukup hanya di kelurahan Naikoten. Idealnya bukan hanya untuk pengkuan dan juara tapi untuk mendapatkan ruang dan manfaat untuk banyak orang.

Ada yang menerima sebagai hal rasional dan tidak. Tapi kami mau menyampaikan bahwa kita tidak tahu apa yang terjadi pada hari esok tapi kita harus tahu apa yang harus disiapkan untuk hari esok," ujarnya. (*)

Penulis: Yeni Rachmawati
Editor: Fredrikus Royanto Bau
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help