Soal Keamanan Jadi Keluhan Wisatawan di Sumba Barat Daya

ke depan, pihaknya akan memberdayakan warga lokal menjaga dan memelihara keamanan lokasi wisata SBD.

Soal Keamanan Jadi Keluhan Wisatawan di Sumba Barat Daya
POS KUPANG/PETRUS PITER
Kadis Pariwisata SBD, Christofel Horo, S.H 

Laporan Wartawan Pos Kupang.Com, Petrus Piter

POS KUPANG.COM, TAMBOLAKA -Kepala Dinas Pariwisata Sumba Barat Daya'>Kabupaten Sumba Barat Daya, Christofel Horo, S.H, mengatakan, hingga saat ini, persoalan keamanan masih menjadi salah satu keluhan wisatawan selama ini. Pembangunan pos polisi dan penempatan aparat keamanan di lokasi wisata tak menjamin kondusifitas keamanan wisatawan selama berada di lokasi obyek wisata.

Karena itu, pemerintah dan stakeholders terkait harus memberdayakan warga sekitar lokasi obyek wisata untuk menjaga keamanan dan ketertiban seputar lokasi obyek wisata.

Kadis Parwisata SBD, Christofel Horo, S.H menyampaikan hal itu di ruang kerjanya, Senin (26/2/2018).
Christofel Horo, optimis kalau warga sekitar lokasi obyek wisata mendapat peran strategis menjaga dan memelihara keamanan maka kenyamanan wisatawan terjamin. Tentu secara teknis tetap berada dalam pengawasan pemerintah dalam hal ini dinas pariwisata SBD.

Baca: Terciduk! Pasangan Kekasih Ini Terlihat Mesra Nonton Indonesian Idol 2018 Secara Langsung

Ia menambahkan, selama ini, pengamanan lokasi wisata oleh tokoh masyarakat, pemuda dan tokoh adat setempat. Dalam hal pengawasan belum berjalan maksimal karena secara organisasi belum berjalan maksimal pula.

Karena itu, ke depan, pihaknya akan memberdayakan warga lokal menjaga dan memelihara keamanan lokasi wisata SBD.

Baca: Mengerikan! 11 Cara Gula Lakukan Tubuhmu, Jadi Dilema Soal Makan dan Minum, Begini Takarannya

Ia yakin akan berjalan efektif karena menjadi sumber kehidupan ekonominya. selama ini warga sekitar obyek wisata hanya sebagai penonton, menyaksikan berbagai orang dari berbagai pelosok tanah air hingga manca negara datang menikmati indahnya obyek wisata Sumba yang saban hari dijaga dan dipelibaranya. Ada rasa gunda dan galau dalam hati warga sekitar lokasi wisata, apa untungnya lokasi wisata ini bagi kami selaku pemiliknya. Salah satu poin menjawab persoalan tersebut adalah memberdayakan warga sekitar sebagai penjaga keamanan dan kedamaian di lokasi wisata itu.

Hal lain seperti melatih ketrampilan warga sekitar untuk bisa menproduksi kerajinan tangan yang bisa djual di lokasi itu dan lain-lain. Hanya dengan cara demikian,mampu menjamin keamanan wisatawan mengunjungi lokasi wisata. (*)

Penulis: Petrus Piter
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved