Polisi Serahkan Tersangka Kasus Aniaya Panwaslu Malaka ke Jaksa

Berkas perkara kasus penganiayaan anggota Panwas Kabupaten Malaka oleh seorang Kades di Kabupaten Malaka sudah dilimpahkan ke jaksa.

Polisi Serahkan Tersangka Kasus Aniaya Panwaslu Malaka  ke Jaksa
pos kupang/teni jehanas
Kasat Reskrim Polres Belu, Iptu Jemy O. Noke.

Laporan wartawam POS-KUPANG.COM, Teni Jenahas

POS-KUPANG.COM, ATAMBUA - Berkas perkara kasus penganiayaan anggota Panwas Kabupaten Malaka oleh seorang kepala desa di Kabupaten Malaka sudah dilimpahkan tahap II ke jaksa, Senin (26/2/2018).

Kasat Reskrim Polres Belu, Iptu Jemy O. Noke kepada Pos Kupang, Selasa (27/2/2018), mengatakan, setelah berkas perkara dinyatakan lengkap oleh JPU, penyidik langsung menyerahkan tersangka ke jaksa untuk menjalani proses hukum selanjutnya.

Menurut Jemy, selama ini polisi menghargai kearifan lokal. Ketika terjadi masalah seperti aniaya biasa diselesaikan secara keluarga namun tidak memberikan efek jerah.

Untuk diketahui, Kepala Desa Bone Tasea, Edmundus Nahak ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Polres Belu dalam kasus penganiayaan anggota Panwascam Kecamatan Weliman, Kabupaten Malaka.

Edmundus menganiaya anggota Panwascam Adrianus Manek menggunakan kursi plastik.

Edmundus sempat meminta maaf perbuatannya di kantor Panwas Kabupaten Malaka, namun permintaan maaf itu tidak menghapus proses hukum yang sedang berlangsung. (*)

Penulis: Teni Jenahas
Editor: OMDSMY Novemy Leo
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved