Mengapa Wilayah Reok Sudah Rukun Tetap Ada Sosialisasi Kerukunan? Ini Jawabannya

Generasi muda harus terus menjaga semua yang sudah dilakukan agar kerukunan antar umat beragama tetap terjaga.

Mengapa Wilayah Reok Sudah Rukun Tetap Ada Sosialisasi Kerukunan? Ini Jawabannya
ISTIMEWA
sosialisasi kerukunan umat beragama di SMAK St.Gregorius Reok,Senin (26/2/2018) pagi. 

Laporan Reporter Pos Kupang.Com, Aris Ninu

POS KUPANG.COM, RUTENG - Camat Reok, Kaniusius Tonga menyebut wilayah Reok sangat heterogen dalam hal keyakinan namun tetap rukun.

Meski demikian, sosialisasi tentang kerukunan umat beragama bagi warganya harus terus dilakukan.

Baca: Pagi Hari Bobol Toko Aksesoris, Siang Harinya Bernadus Dibekuk Buser Polres Manggarai

Baca: Tiga Kali Bobol Kios, Pelajar SMP di Ruteng Dicokok Polisi, Pengakuannya Mengejutkan

Pada Senin (26/2/2018) pagi bertempat di SMAK St. Gregorius Reok, Camat Reok bersama Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan, FKUB Reok melakukan apel hari Senin di sekolah tersebut.

Usai apel Camat Reok bersama pejabat di Reok dan FKUB memberikan sosialisasi kerukunan umat beragama bagi siswa SMAK St. Gregorius Reok.

Baca: Bupati Kamelus Kunjungi Kantor Pos Kupang Biro Ruteng. Ini yang Dilakukannya

"Sosialisasi ini penting agar generasi muda di Reok terus memupuk rasa persaudaraan antar umat beragama dan menjaga terus nilai kerukunan dalam kehidupan di sekolah dan lingkungan.

Generasi muda harus terus menjaga semua yang sudah dilakukan agar kerukunan antar umat beragama tetap terjaga," ujar Camat Reok.

Ia menjelaskan, kerukunan umat beragama kepada siswa-siswi sebagai generasi penerus akan terus dilakukan agar pewaris nilai-nilai luhur kebhinekaan bisa tertanam baik. (*)

Penulis: Aris Ninu
Editor: Fredrikus Royanto Bau
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help