10 Ribu KTP Milik Warga Kota Kupang Belum Bisa Dicetak, 20 Persen Dari Kepala Lima

status Print Ready Record (PRR) bisa terus meningkat sesuai dengan perekaman yang terjadi di tingkat kecamatan.

10 Ribu KTP Milik Warga Kota Kupang Belum Bisa Dicetak, 20 Persen Dari Kepala Lima
POS KUPANG/YENI RACHMAWATI
Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil kota Kupang, David Mangi 

Laporan Wartawan Pos Kupang.Com, Yeni Rachmawati

POS KUPANG.COM, KUPANG - Sebanyak 24 ribu buah Kartu Tanda Penduduk (KTP) di Kota Kupang saat ini dalam status siap cetak.

Namun,  Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Kupang hanya memiliki blanko sebanyak 14 ribu keping.

Kepala Dinas (Kadis) Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Kupang, David Mangi, mengatakan hal ini, kepada Wartawan, Senin (26/2/2018).

Dikatakannya, saat ini pihaknya masih mengalami kekurangan sebanyak 10 ribu ribu keping. Apalagi, lanjutnya, status Print Ready Record (PRR) bisa terus meningkat sesuai dengan perekaman yang terjadi di tingkat kecamatan.

"Kita akan stand by cetak 24 ribu tapi blanko 14 ribu yang sudah ada untuk menjawab ketertinggalan pencetakan saat ini," tuturnya.

Menurutnya, Dinas Dukcapil kota Kupang bisa meminta blanko dalam jumlah yang banyak sekaligus. Namun pemberian blanko oleh pihak kementerian disesuaikan dengan kemampuan daerah untuk mencetak.

"Diajukan 20 ribu dilayani 14 ribu. Selesai 14 ribu maka diberikan kesempatan mengajukan permintaan kembali. Tapi konsekuensinya pada pembiayaan.

Karena tidak mungkin dikirim melalui jasa pengiriman barang harus diambil dan dibawa sendiri. Sebab di sana harus menandatangani berita acara penerimaan barang dan penyerahan barang milik negara ke daerah," ujarnya.

Pencetakan KTP elektronik ini, lanjutmya akan mulai dari Kelapa Lima yang tertinggal 20 persen, diikuti Kecamatan Oebobo, Kota Lama, Kota Raja dan Maulafa.

Sedangkan untuk Kecamatan Alak pencetakan tahun 2016 sudah selesai, maka akan dimulai lagi dengan tahun 2017.

"Persediaan mesin cetak hanya ada tiga. Kalau ada enam maka bisa jalan enam kecamatan sekaligus," ujarnya. (*)

Penulis: Yeni Rachmawati
Editor: Fredrikus Royanto Bau
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved