Walikota Sebut Lurah Terlibat Kalau Tidak Kontrol

lurah sebagai kepala wilayah di setiap kelurahan perlu melakukan pengawasan melekat.

Walikota Sebut Lurah Terlibat Kalau Tidak Kontrol
POS KUPANG/OBY LEWANMERU
Walikota Kupang, Jefri Riwu Kore melakukan peletakan batu pertama pembangunan gedung Gereja Istana Kasih Talaka, Klasis Kupang Barat, Minggu (25/2/2018). 

Laporan Wartawan Pos Kupang: Oby Lewanmeru

POS KUPANG.COM, KUPANG -- Walikota Kupang, Dr. Jefri Riwu Kore mengatakan, jika lurah di Kota Kupang tidak melakukan kontrol terhadap masyarakat sehingga muncul kasus perdagangan orang atau human trafficking, maka lurah diduga kuat terlibat kasus tersebut.

Lurah sebagai kepala wilayah di setiap kelurahan perlu melakukan pengawasan melekat.

Jefri menyampaikan hal ini ketika ditemui di sela-sela acara Launching program gerakan masuk gereja bagi kaum bapak di gedung Gereja Istana Kasih Talaka, Fatukoa, Minggu (25/2/2018).

Jefri dimintai tanggapan soal kasus trafficking di NTT. Meskipun di Kota Kupang kasus ini masih sedikit.

Baca: Pesawat Nyaris Terbakar karena Powerbank Handphone Meledak di Kabin

Menurut Jefri, dirinya sudah melakukan rapat bersama para lurah se-Kota Kupang. Dalam pertemuan tersebut, dirinya telah menegaskan, agar para lurah bisa mengontrol warganya masing-masing.

"Apalagi dengan kasus trafficking yang makin marak saat ini. Saya minta para lurah supaya awasi warga yang ada di wilayah masing-masing. Kalau lurah tidak awasi soal trafficking, maka lurah itu pasti ikut terlibat," kata Jefri.

Baca: Profesi Ini Gaji Rp 30 Juta Tapi Kurang Diminati Anak-anak NTT

Dijelaskan, para lurah di Kota Kupang harus lebih ketat mengontrol warganya, apabila ada yang ingin berangkat untuk menjadi TKI atau tenaga kerja antar daerah, harus memperhatikan agar seluruh administrasi dan identitas. "Saya sudah ingatkan agar pengawasan menyangkut TKI agar dimulai dari bawah," katanya. (*)

Penulis: Oby Lewanmeru
Editor: Ferry Ndoen
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved