Gedung Sekolah Diterjang Puting Beliung, DPRD Manggarai Barat Minta Pemda Pakai Dana Bansos

Bantuan terhadap para korban bencana bisa menggunakan anggaran tak terduga atau dana bantuan sosial.

Gedung Sekolah Diterjang Puting Beliung, DPRD Manggarai Barat Minta Pemda Pakai Dana Bansos
POS KUPANG/ISTIMEWA
Ruang kelas darurat di SDN Wae Liang, Mabar. 

Laporan Reporter Pos Kupang.Com, Servan Mammilianus

LABUAN BAJO, POSKUPANG.COM -Ketua Badan Legislasi Daerah (Balegda) DPRD Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), Marsel Jeramun, meminta pemerintah setempat menggunakan anggaran bantuan sosial atau dana tak terduga untuk menangani bencana yang terjadi di daerah itu.

"Kalau dari sisi anggaran, saya kira tidak ada masalah untuk menangani bencana alam yang terjadi.

Bantuan terhadap para korban bencana bisa menggunakan anggaran tak terduga atau dana bantuan sosial," kata Marsel.

Baca: Prihatin! Setelah Dikoyak Puting Beliung, Begini Kondisi SDN Wae Liang Sekarang

Menurutnya, anggaran tak terduga yang disiapkan dalam APBD sekitar Rp 10 sampai Rp 15 miliar. Sedangkan dana bantuan sosial sekitar Rp 7 hingga Rp 10 miliar.

"Bisa gunakan anggaran itu tetapi memang kita harus memahami regulasi yang ada" kata Marsel.

Dia meminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk mendata secara langsung bencana yang terjadi dan tidak hanya menunggu laporan.

Sebelumnya diberitakan, fasilitas mebel di ruangan kelas dua dan tiga SDN Wae Liang, Desa Repi, Kecamatan Lembor Selatan, Kabupaten Mabar, memprihatinkan.

Baca: Dua Ruang Kelas SDN Wae Liang, Manggarai Barat Roboh Seketika Akibat Puting Beliung

Halaman
12
Penulis: Servan Mammilianus
Editor: Fredrikus Royanto Bau
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved