Terduga Pungli Diserahkan ke Jaksa karena Kasus Pengeroyokan

Meski Marselus tidak ditahan namun proses hukum kasus pengeroyokan tetap berjalan dan jaksa penuntut umum (JPU) menyatakan BAP lengkap

Terduga Pungli Diserahkan ke Jaksa karena Kasus Pengeroyokan
teni jenahas
-Pelaku diduga pungli Marselus Kiik Asa saat berada di Polres Belu, Selasa (20/2/2018). 

Laporan Wartawan Pos Kupang.com, Tenni Jenahas

POS KUPANG.COM, ATAMBUA - Marselus Kiik Asa, terduga kasus pungutan liar (pungli) yang ditangkap aparat Polres Belu ternyata sebelumnya sebagai pelaku kasus pengeroyokan.

Kini Marselus sudah dijadikan tahanan jaksa atas kasus pengeroyokan setelah penyidik Polres Belu melimpahkan tahap kedua.

Kasat Reskrim Polres Belu, Iptu Jemy O. Noke, S.H mengatakan hal itu saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (21/2/2018).

Menurut Jemy, sebelum ditangkap sebagai terduga kasus pungli, Marselus sudah menjadi tersangka dalam kasus pengeroyokan, bahkan ia ditetapkan sebagai DPO karena tidak memenuhi panggilan polisi sebagai tersangka kasus pengeroyokan.

Meski Marselus tidak ditahan namun proses hukum kasus pengeroyokan tetap berjalan dan jaksa penuntut umum (JPU) menyatakan BAP lengkap sehingga polisi menyerahkan barang bukti dan tersangka ke jaksa, Selasa (20/2/2018).

Menurut Jemy, saat ini Marselus terlibat dalam dua kasus yakni, kasus pengeroyokan dan kasus dugaan pungli. Untuk kasus dugaan pungli masih dalam penyelidikan polisi. Marselus masih dijadikan saksi dalam kasus pungli tersebut.

Diberitakan Pos Kupang, Satuan Reserse dan Kriminal (reskrim) Polres Belu menangkap pasangan suami istri, Marselus Kiik Asa dan Theresia Hati.

Keduanya diduga melakukan pungutan liar kepada masyarakat dengan nilai bervariasi Rp 300-400 ribu.

Marselus dan istrinya ditangkap polisi karena diduga melakukan pungli kepada masyarakat dengan modus memberikan bantuan.

Masyarakat dijanjikan untuk mendapatkan rumah dari Kementerian Tenaga Kerja dan Daerah Tertinggal dengan nilai bantuan Rp 40 juta. Janji itu akan direalisasi setelah Marselus Kiik Asa dilantik menjadi anggota DPRD Provinsi pergantian antar waktu (PAW). *)

Penulis: Teni Jenahas
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help