Pengelolaan Dana BOS di Flotim Belum Maksimal, Bernard: Ini Penyebabnya

Kadis PKO Flotim, Bernard Beda Keda mengakui pengelolaan dana BOS di sekolah-sekolah di Flotim belum maksimal.

Pengelolaan Dana BOS di Flotim Belum Maksimal, Bernard: Ini Penyebabnya
POS KUPANG/FELIKS JANGGU
Kadis PKO Flotim, Bernard Beda Keda

Laporan Wartawan Pos Kupang.Com, Feliks Janggu

POS-KUPANG.COM, LARANTUKA - Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (PKO) Kabupaten Flores Timur (Flotim), Bernard Beda Keda mengakui pengelolaan dana BOS di sekolah-sekolah di Flotim belum maksimal.

Dari 152 sekolah negeri di Flotim penerima dana BOS, kata Bernard Keda, sampai Februari 2018 belum melaporkan pengelolaan keuangan dana BOS.

"Ada 30 sekolah dan 20 sekolah di Adonara. Manager dana BOS segera gelar pertemuan dan sekolah cepat-cepat melaporkan keuangan dana BOS kemarin," kata Bernard Beda Keda kepada Pos Kupang.Com, Rabu (21/2/2018).

Sisanya sebanyak lima sekolah belum melaporkan pengelolaan dana BOS itu di Dinas PKO Flotim.

Ia menjelaskan, perubahan sistem perencanan dan pelaporan dana BOS dari sistem manual ke pelaporan berbasis sistem informasi daerah (Simda) pada Dinas PKO Flotim salah satu penyebabnya.

"Kepala sekolah masih butuh waktu untuk penyesuaian terhadap perubahan sistem ini," kata Bernard Keda.

Bernard Keda meminta sekolah agar perencanaan, pelaksanaan dan pelaporan dana BOS mengikuti Simda yang sudah ditentukan dinas.

"Sistemnya sudah ada di dinas. Semua ikuti sistem itu," kata Bernard Keda. (*)

Penulis: Felix Janggu
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help