Warga Oetete Minta Lampu Jalan, Walikota Kupang Jefri Riwu Kore Bilang Tidak Perlu

Permintaan lampu jalan tidak perlu dibahas karena bisa langsung dipasang,asalkan ada tiang lampu.

Warga Oetete Minta Lampu Jalan, Walikota Kupang Jefri Riwu Kore Bilang Tidak Perlu
POS KUPANG/YENI RACHMAWATI
Walikota Kupang,Jefri Riwu Kore saat membuka musrenbang Kelurahan Oetete, Selasa (20/2/2015). 

Laporan Wartawan Pos Kupang.Com, Yeni Rachmawati

POS KUPANG.COM, KUPANG -Warga Kelurahan Oetete mengajukan beberapa usulan dalam musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) tingkat kelurahan, Selasa (20/2/2018).

Lurah Oetete, Jan R Tulle pada kegiatan kegiatan musrenbang, mengatakan, usulan warga yang akan dibahas dalam musrenbang ini yaitu permintaan lampu jalan 14 unit, rehap jalan setapak, drainase lingkungan, peningkatan kualitas jalan dan jembatan, gerobak sampah 60 unit, pembuatan MCK baru, rehap jalan dan pembuatan jalan baru.

Sedangkan di bidang ekonomi, lanjutnya, usulan permintaan bantuan pendidikan bagi keluarga miskin kurang mampu, pelayanan kesehatan bagi warga kurang mampu dan bantuan usaha kecil.

Baca: Sampah Perusahaan Berserakan, Ketua RT Sampaikan Hal Ini Kepada Walikota Kupang

Terhadap adanya permintaan warga tersebut, Walikota Kupang, Jefri Riwu Kore ketika membuka Musrenbang, menyampaikan sistem musrenbang kemungkinan diubah.

Menurutnya, ada hal-hal yang tidak perlu dibahas pada saat musrenbang, misalnya permintaan lampu jalan. Karena lampu jalan bisa langsung dipasang, asalkan ada tiang lampu. Jika tidak menunggu solar cell membutuhkan waktu.

"Kita akan diskusikan dengan Lurah, Camat dan DPRD. Musrenbang semua program diisi abis, dari Kelurahan masukkan ke Kecamatan dipotong atau disesuaikan, di Bapeda dipotong lagi, akhirnya hilang semua dan nol besar. Kami berharap buat mengkaji ini, misalnya kasih uang Rp 1 miliar ke Kelurahan. Tapi kita akan kaji apa benar atau tidak," tuturnya.

Lebih lanjut Jefri juga meminta agar semua pekerjaan di kelurahan, padat karya harus dari kelurahan tersebut. Misalnya NBS ada pekerjaan yang bekerja dari Oepura. Maka dari itu Lurah harus mengatur baik-baik agar lebih bagus.

Ia juga menjelaskan mengenai Rastra, agar pihak kelurahan bersama-sama dengan Pendeta, Romo, Imam Masjid untuk memberikan data warga yang kurang mampu untuk memperoleh Rastra. (*)

Penulis: Yeni Rachmawati
Editor: Fredrikus Royanto Bau
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help