Mendikbud tak Tarik Guru PNS dari Sekolah Katolik

Mendikbud RI, Muhadjir Effendy, mengatakan, pemerintah tidak menarik guru pegawai negeri sipil (PNS) di sekolah Katolik.

Mendikbud tak Tarik Guru PNS dari Sekolah Katolik
ISTIMEWA
Uskup Maumere, Mgr. Gerulfus Kherubim Pareira, SVD (kemeja putih) didampingi RD Fidelis Dua (baju tenun ikat), berbicara dengan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, Muhadjir Effendy, Jumat (16/2/2018) di Lepo Bispu, Kota Maumere, Pulau Flores. 

Laporan Wartawan Pos Kupang.Com, Eginius Mo'a

POS-KUPANG.COM, MAUMERE - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) RI, Muhadjir Effendy, mengatakan, pemerintah tidak menarik guru pegawai negeri sipil (PNS) yang diperbantukan mengajar pada sekolah-sekolah swasta Katolik di Keuskupan Maumere, Kabupaten Sikka, Pulau Flores.

"Hari ini, Pak Mendikbud bertemu dengan Bapak Uskup Maumere (Mgr. Gerulfus Kherubim Pareira, SVD). Mereka membicarakan banyak hal tentang pendidikan di sekolah Katolik di Keuskupan Maumere. Dia menaruh harapan dengan model pendidikan karakter di sekolah-sekolah Katolik," kata RD Fidelis Dua, yang mendampingi Uskup Maumere, dalam pertemuan dengan Mendikbud, Jumat (16/2/2018) di Lepo Bispu, Istana Keuskupan Maumere.

RD Fidelis mengatakan, Mendikbud datang ke Maumere menghadiri wisuda di Universitas Muhammmadyah Maumere, Sabtu (17/2/2018). Dari Bandara Frans Seda Maumere, Jumat siang, ia langsung menuju Lepo Bispu bertemu Mgr. Kherubim.

Mgr. Kherubim, yang didampingi RD Fidelis, dan RD Raymond Minggu, Kepala SMA/SMP Seminari Bunda Segala Bangsa, membicarakan mutu pendidikan di NTT. Salah satu kesulitan tenaga kependidikan guru PNS yang diperbantukan di sekolah Katolik. Bila guru negeri ditarik, kata RD Fidelis, sekolah swasta akan mengalami kesulitan guru.

"Pak Mendikbud menyatakan, Kemendikbud berkoordinasi dengan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN/RB), tidak akan menarik guru PNS," ujar RD Fidelis menirukan penjelasan Mendikbud. (*)

Penulis: Eugenius Moa
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved