Frumen Sebut Penumpukan Pakan Ayam di Marapokot Hanya Sementara

Penumpukan yang diizinkan untuk pakan ayam bersifat sementara dan diatur dalam perda.

Frumen Sebut Penumpukan Pakan Ayam di Marapokot Hanya Sementara
POS KUPANG/ADIANA AHMAD
PAKAN AYAM - Pakan ayam milik Kristo Meo menumpuk di ruang tunggu Pelabuhan Maropokot Mbay, Nagekeo. 

Laporan Wartawan Pos-Kupang.Com, Adiana Ahmad

POS-KUPANG.COM, MBAY - Kepala Pelabuhan Penyeberangan Marapokot, Frumen Siku, dihubungi melalui telepon genggamnya, Jumat (16/2/2018) sore, menjelaskan, penumpukan yang diizinkan untuk pakan ayam bersifat sementara dan diatur dalam perda.

Frumen mengatakan, penumpukan sementara hanya berlaku sampai satu minggu. "Kita izinkan karena gudangnya penuh. Ini dampak dari kepergian perusahaan ekspedisi PT Meratus dari Pelabuhan Marapokot. Mereka diberikan waktu sampai tanggal 7 Februari harus pergi dari Pelabuhan Maropokot. Terpaksa barang yang ada di peti kemas harus segera dikeluarkan. Kita sempat minta gudang Pemda Nagekeo yang digunakan salah satu pengusaha. Namun tidak diizinkan karena gudang itu untuk menyimpan semen," jelas Frumen.

Frumen memastikan, pekan ini ruang tunggu yang digunakan untuk menyimpan pakan ayam tersebut dikosongkan.

"Pemilik pakan sudah mulai keluarkan dari gudang dan muat ke gudang," jelas Frumen.

Pengalihfungsian ruang tunggu Pelabuhan Penyeberangan Marapokot untuk menyimpan pakan ayam sempat mengganggu kenyamanan penumpang yang datang dan keluar dari pelabuhan tersebut. Penumpang terpaksa duduk di halaman gedung karena ruang tunggu sudah ditumpuki pakan ayam.

Sampai dengan Jumat (16/2/2018) sore, pakan ayam tersebut masih menumpuk di ruang tunggu Pelabuhan Penyeberangan Marapokot. (*)

Penulis: Adiana Ahmad
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help