Mendebarkan, 20 Persen Soal USBN 2018 Sangat Sulit

Guru-guru yang berasal dari 16 SMA/SMK di Kabupaten Belu, minus enam sekolah ini bakal menyusun sejumlah soal yang mudah hingga sangat sulit.

Mendebarkan, 20 Persen Soal USBN 2018 Sangat Sulit
POS KUPANG/EDY BAU
Kepala SMAN 1 Atambua, Marianus Antoni, dan Pengawas SMA Kabupaten Belu, Gatus Albertus, bersama kelompok guru SMA se- Kabupaten Belu di SMAN 1 Atambua, Kamis (15/2/2018). 

Laporan Reporter Pos Kupang.Com, Edy Bau

POS KUPANG.COM, ATAMBUA - Sebanyak 215 guru mata pelajaran tingkat SMA/SMK di Kabupaten Belu yang tergabung dalam Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) berkumpul di SMAN 1 Atambua untuk melakukan penyusunan soal ujian sekolah berstandar nasional (USBN) tahun 2018.

Guru-guru yang berasal dari 16 SMA/SMK di Kabupaten Belu, minus enam sekolah ini bakal menyusun sejumlah soal yang mudah hingga sangat sulit.

Kepala SMAN 1 Atambua, Marianus Antoni kepada Pos Kupang di sekolahnya, Kamis (15/2/2018), menjelaskan, sekolahnya sudah dua kali menjadi tempat MGMP untuk menyusun soal USBN.

Dikatakannya, proses penyusunan soal ujian itu telah dimulai sejak Rabu, 14 Februari dan dibuka oleh Kepala UPT II yang diwakilkan kepada pengawas Gatus Albertus.

"Guru-guru diberi bekal pengarahan oleh instruktur penyusunan soal USBN yang sudah mengikuti diklat nasional, Donatus Bria. Setelah itu guru-guru menyebar ke kelompok MGMP untuk membuat indikator soal dan soal," jelasnya.

Marianus menambahkan, soal ujian yang disusun berjumlah 40 sampai 45 nomor terdiri dari pilihan ganda dan esay. Dengan komposisi, 50 persen soal mudah, 30 persen soal sedang dan 20 persen soal sangat sulit alias hots (High Order Thingking Skill). "Soal-soal ini disusun sesuai kisi-kisi dari Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP)," jelasnya.

Mengenai peserta USBN di SMAN 1 Atambua tahun 2018, Marianus menyebutkan, sebanyak 465 orang. Jumlah ini mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya yang hanya 461 pserta.

Pengawas SMA Kabupaten Belu, Gatus Albertus menambahkan, Soal-soal yang disusun dalam forum MGPM tersebut, nantinya akan dirakit di forum MGMP tingkat provinsi untuk kemudian dijadikan paket soal ujian dengan ketentuan 20-25 persen soal dari Kemendibud dan dari satuan pendidikan atau MGMP sebesar 75 sampai 80 persen. (*)

Penulis: Edy Hayong
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help