Jadikan Permasi Kupang Sebagai Wadah Belajar

Organisasi merupakan wadah belajar sehingga kehadiran organisasi ini sangatlah tepat untuk melahirkan kader yang loyal serta militansi.

Jadikan Permasi Kupang Sebagai Wadah Belajar
POS KUPANG/GORDI DONOFAN
Anggota baru Permasi Kupang saat mengikuti kegiatan Maporpab di Aula Sanlima Kupang, Kamis (15/2/2018). 

Laporan Reporter Pos Kupang.Com, Gordi Donofan

POS KUPANG. COM, KUPANG - Organisasi merupakan wadah belajar sehingga kehadiran organisasi ini sangatlah tepat untuk melahirkan kader yang loyal serta militansi.

Selain itu organisasi dijadikan wadah pembinaan bagi kader, baik untuk pembinaan mental dan karakter maupun sebagai wadah belajar ilmiah untuk menjadikan seorang kader yang pintar dan cerdas.

Hal itu dikemukakan Ketua Umum Perhimpunan Mahasiswa Sikka (Permasi) Kupang, Uny Loe, saat menyampaikan sambutan pada kegiatan Masa Pengenalan Orientasi dan Penerimaan Calon Anggota Baru (Maporpab) Permasi, di Aula Sanlima Penfui, Kamis (15/2/2018).

Menurut Uny, esensi sebuah organisasi adalah wadah belajar dan berproses. Dimana kader dibina dan dibentuk menjadi seorang kader yang loyal dan cerdas serta memiliki komitmen tinggi di sebuah organisasi.

"Masa pengenalan orientasi dan penerimaan anggota baru merupakan hal yang biasa dilakukan oleh setiap organisasi. Kehadiran kita di sini hari ini adalah untuk berproses dalam sebuah wadah yang namanya masa penerimaan anggota baru, " ungkap mahasiswi FISIP Undana Kupang ini.

Mahasiswi yang akrab disapa Uny ini, mengatakan, belajar di Permasi itu sesuatu hal yang luar biasa. "Ini adalah wadah membina mental, di sini kita lebih ke ilmiah dan berintelektual. Kami punya keterbatasan. Ikutlah proses pada kesempatan ini. Kalian yang ikut pada kesempatan ini adalah orang terpanggil. Kalian yang hadir di sini merupakan momen yang luar biasa. Yang tidak pernah diperoleh orang lain," jelasnya Uny.

Ketua panitia, Epek Bata, mengatakan, eksistensi mahasiswa merupakan agen of change dan agen of control. Mahasiswa harus tampil sebagai problem solving. (*)

Penulis: Gordi Donofan
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help