Surat 14 Februari untuk NTT

Dalam filsafat eksistensialismenya Gabriel Marcel juga mengangkat pemikiran tentang cinta yang sangat kuat.

Surat 14 Februari untuk NTT
ilustrasi

Oleh: Mario Djegho
Mahasiswa Ilmu Komunikasi, Undana Kupang

Aku ingin mencintaimu dengan sederhana;
dengan kata yang tak sempat diucapkan
kayu kepada api yang menjadikannya abu

POS KUPANG.COM - Penggalan sajak puisi karya Sapardi Djoko Damano yang berjudul "Aku ingin" di atas menggambarkan sebuah perasaan cinta yang luhur karena adanya keintiman mendalam melalui sebuah pengorbanan.

Cinta yang disuguhkan adalah sebuah totalitas yang tentunya memiliki makna mendalam melampaui rasionalitas. Cinta adalah segalanya. Tidak ada batasan diantaranya dan murni berasal dari nurani sebagai sebuah refleksi jiwa.

Dalam filsafat eksistensialismenya Gabriel Marcel juga mengangkat pemikiran tentang cinta yang sangat kuat. Menurutnya, cinta adalah inti kehidupan yang berproses dalam hubungan manusia.

Cinta yang memanggil manusia untuk mengadakan hubungan eksistensial yang diawali dengan kesediaan membangun sebuah hubungan (disponibilite), melibatkan diri dalam sebuah hubungan (engangement), hingga pemberian diri secara total dalam sebuah hubungan (fidelite) yang dirasakan melalui sikap setia.

Dalam pemikiran itu, cinta menjadi sentral dalam sebuah relasi sehingga menjadi satu komunio. Namun yang menarik dari pemikiran Gabriel Marcel adalah bahwa cinta dalam hubungan intersubjektif juga menunjukkan suatu kreativitas yang menjadikan sesuatu ada dari yang semula tidak ada. Oleh karena itu, cinta juga berdaya kreatif.

Tanggal 14 Februari 2018. Itu momentum tahunan yang dikenal sebagai hari kasih sayang atau saat-saat penuh cinta yang dirayakan hampir di seluruh pelosok negeri dengan kemasan yang berbeda.

Walaupun eksistensinya masih menimbulkan pro dan kontra di beberapa kalangan, tetapi esensinya masih bisa diimplementasikan secara lebih luas menyangkut cinta sosial untuk menumbuhkan soliditas sosial dengan rangkulan kasih sayang yang lebih baik.

Berangkat dari pemikiran singkat sebelumnya maka saya (penulis) dengan penuh cinta ingin mengutarakan sebuah refleksi sederhana dalam tulisan ini tentang sebuah kerinduan akan Nusa Tenggara Timur (NTT) yang lebih baik.

Halaman
123
Editor: Putra
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help