PosKupang/

Pilkada Kabupaten Kupang

KPU Suguhi Para Paslon dengan Sirih Pinang

Sebelum penarikan nomor urut, Hans meminta paslon untuk mengambil amplop yang tertera abjad A-E.

KPU Suguhi Para Paslon dengan Sirih Pinang
POS KUPANG/EDY HAYONG
Para calon bupati dan wakil bupati Kupang bergambar bersama KPU dan Panwaslu Kabupaten Kupang usai penarikan nomor urut, Selasa (13/2/2018). 

Laporan Wartawan Pos-Kupang.com, Edy Hayong

POS-KUPANG.COM | OELAMASI - Lima calon bupati dan wakil bupati Kabupaten Kupang, yakni Hendrik Paut-Aljeri Monas (Paket Harmoni), Korinus Masneno-Jerry Manafe (Paket Komitmen), Paslon Drs. Silfester Banfatin- Johny Oettemoesoe, SE (Paket Terkini), paslon Nelson O Matara dan Bernard Bait  serta paslon independen "Suka Melayani" yakni Melianus Akulas, ST dan Joao Antonio de Jesus Costa, S.H, secara resmi telah menarik nomor urut calon.

Sebelum proses penarikan nomor urut, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kupang menyuguhi sirih pinang sebagai tanda kebersamaan untuk saling menjaga tahapan pilkada tetap aman, lancar, sukses dan damai.

Disaksikan Pos Kupang di KPU Kabupaten Kupang di Oelamasi, Selasa (13/2/2018), kegiatan penarikan nomor urut paslon dipimpin Ketua KPU, Hans Louk didampingi para anggota komisioner, dihadiri Ketua Panwaslu, Meri Tiran, Kapolres Kupang, AKBP Indera Gunawan, S.Ik, Dandim 1604 Kupang, pimpinan parpol pengusung paslon juga undangan lainnya.

Sebelum penarikan nomor urut, Hans meminta paslon untuk mengambil amplop yang tertera abjad A-E. Setelah itu para paslon diberikan kesempatan untuk melihat abjad dimana yang mendapatkan abjad A lebih dahulu mengambil nomor urut.

Setelah itu Hans meminta para paslon untuk maju sesuai abjad dan sebelum mengambil nomor urut paslon terlebih dahulu mengambil sirih pinang sebagai lambang adat orang Timor dan lambang kebersamaan untuk saling menjaga pilkada di daerah ini.

Berturut-turut nomor yang diambil mulai dari paslon Silfester Banfatin- Johny Oettemoesoe, SE, atau Paket Terkini kemudian, paslon Korinus Masneno-Jerry Manafe (Paket Komitmen), lalu Hendrik Paut-Aljeri Monas (Paket Harmoni) diusung Partai Demokrat dan PKPI, diikuti paslon Nelson O Matara dan Bernard Bait diusung PDIP dan PKB kemudian paslon independen "Suka Melayani" yakni Melianus Akulas, ST dan Joao Antonio de Jesus Costa, S.H, Dari hasil penarikan nomor urut tersebut, paslon Hendrik Paut-Aljeri Monas (Paket Harmoni) mendapat nomor urut satu (1), kemudian paslon Korinus Masneno-Jerry Manafe (Paket Komitmen) mendapat nomor urut dua (2), paslon Nelson O Matara dan Bernard Bait mendapat nomor urut tiga (3), paslon independen "Suka Melayani" yakni Melianus Akulas, ST dan Joao Antonio de Jesus Costa,mendapat nomor urut empat (4) dan Silfester Banfatin- Johny Oettemoesoe, SE, atau Paket Terkini mendapat nomor urut lima (5).

Hans Louk menegaskan, penarikan nomor urut ini merupakan tahapan yang harus dilewati oleh paslon. Tahapan selanjutnya, paslon harus mentaati dan menjalankan kegiatan seperti diamanatkan aturan.

Sebelum dilakukan kampanye, kata Hans, paslon sudah harus menyerahkan rekening awal bukti dana kampanye bersama rincian penggunaannya kepada penyelenggara.

"Setelah tiga hari penetapan, paslon harus serahkan rekening awal dana kampanye. Kami juga minta selama kampanye yang dijadwalkan mulai tanggal 15 Februari-23 Juni, paslon dan parpol pengusung harus informasikan tiga hari sebelumnya dimana lokasi kampanye, berapa peserta, siapa pembicaranya kepada KPU, Panwaslu, Polres.Penarikan nomor urut ini penting agar warga bisa tahu paslon mana yang akan dicoblos nanti," kata Hans.(yon)

Halaman
12
Penulis: Edy Hayon
Editor: agustinus_sape
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help