Bawaslu NTT Deklarasi Tolak Politik Uang

para calon dilarang mempersoalkan dasar negara, menghina seseorang, agama, suku ras, golongan, calon kepala daerah dan parpol.

Bawaslu NTT Deklarasi Tolak Politik Uang
POS KUPANG/OBY LEWANMERU
Suasana deklarasi tolak dan lawan politik uang, politisasi Sara dalam pilkada 2018 di Swiss Belinn Kristal, Rabu (14/2/2018). 

Laporan Wartawan Pos Kupang.Com, Oby Lewanmeru

POS-KUPANG.COM|KUPANG--Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi NTT menggelar deklarasi tolak politik uang dalam pemilihan pilkada serentak 2018.

Acara ini digelar di Hotel Swiss Belinn Kristal Kupang, Rabu (14/2/2018).

Acara ini dipandu Aser Rihi Tugu dihadiri calon gubernur dan wagub NTT, KPU NTT, partai politik dan undangan lainnya.

Selain deklarasi lawan politik uang, juga tolak dan lawan politisasi sara.

Baca: WOU, Pria ini Menabung Uang Logam selama 45 Tahun, Setelah Dihitung Ternyata Jumlahnya Fantastis!

Baca: Umat Katolik Padati Gereja Rayakan Pembukaan Puasa

Baca: Rayakan Valentine, Pemuda Sinode GMIT Berbagi Kasih Lewat Donor Darah

Koordinator Divisi Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga, Bawaslu NTT, mengatakan,kampanye akan dimulai pada 15 Februari 23 Juni 2018, karena itu sebagai langkah pecegahan, maka Bawaslu NTT mengingatkan tentang larangan-larangan kampanye yang tertuang dalam UU 10/2016 tentang pengawasan.

Menurut Jemris, dalam kampanye nanti para calon dilarang mempersoalkan dasar negara, menghina seseorang, agama, suku ras, golongan, calon kepala daerah dan parpol.

Halaman
12
Penulis: Oby Lewanmeru
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved