Umat di Lembata Jangan Terpancing Kasus Sleman

Para tokoh agama meminta seluruh umat beragama di Kabupaten Lembata agar tetap tenang dan tidak terpancing.

Umat di Lembata Jangan Terpancing Kasus Sleman
POS KUPANG/FRANS KROWIN
SILATURAHMI - Sejumlah tokoh lintas agama di Kabupaten Lembata saat bersilaturahmi dengan Kapolres Lembata, AKBP Janes Simamora, di Mapolres Lembata, Selasa (13/2/2018). 

Laporan Wartawan Pos Kupang.Com, Frans Krowin

POS KUPANG.COM, LEWOLEBA - Dalam pertemuan dengan Kapolres Lembata, Selasa (13/2/2018), para tokoh agama mengungkapkan beberapa hal penting.

Pertama, mengutuk keras perbuatan oknum pelaku yang menyerang umat Katolik di Gereja Katolik Sleman, Yogyakarta, Minggu (11/2/2018).

Kedua, meminta seluruh umat beragama di Kabupaten Lembata agar tetap tenang dan tidak terpancing oleh berbagai isu menyesatkan yang berkembang di tengah masyarakat. Masyarakat juga diingatkan untuk tidak terprovokasi oleh hal-hal yang kontraproduktif.

Para tokoh masyarakat itu juga menyatakan sikap untuk siap membantu aparat kepolisian dalam menciptakan suasana yang aman dan nyaman di tengah masyarakat.

"Kami juga akan terus melakukan sosialisasi kepada umat tentang kesepakatan-kesepakatan nasional yang telah diikrarkan oleh tokoh-tokoh bangsa ini di Jakarta," ujar Sekretaris FKUB Lembata, Ismail dalam pertemuan tersebut.

Disaksikan Pos Kupang, pertemuan itu berlangsung dalam suasana penuh keakraban. Ketua FKUB Lembata, Yakobus Kia, Romo Deken Lembata, Romo Sinyo da Gomes, Pr, Ketua MUI Lembata serta tokoh agama lainnya saling memberikan usul saran untuk kebaikan kerukunan umat di daerah itu.

Sementara itu, Kapolres Lembata, AKBP Janes Simamora meminta para tokoh umat agar selalu menyerukan kerukukan umat beragama di daerah itu. Seruan tokoh umat itu sangat diharapkan untuk kebaikan seluruh komponen di daerah ini. (kro)

Penulis: Frans Krowin
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved