Kristen-Katolik Indonesia Raya Minta Negara Sikapi Penyerangan Gereja St Lidwina

KIRA menyerukan agar negara harus hadir dan bersikap tegas, jelas terhadap persoalan-persoalan ini.

Kristen-Katolik Indonesia Raya Minta Negara Sikapi Penyerangan Gereja St Lidwina
net
Fary Djemi Francis

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Kristen-Katolik Indonesia Raya (KIRA) meminta pemerintah segera menyikapi berbagai kasus yang merusak kerukunan umat beragama Indonesia yang terjadi belakangan. Ada lima sikap yang dikeluarkan Ketua Umum Pengurus Pusat KIRA, Ir. Fary Djemi Francis dalam realesenya yang diterima, Minggu (11/2/2018).

1. Kristen-Katolik Indonesia Raya (KIRA) menilai kerukunan hidup antar umat beragama di Indonesia sedang mendapat tantangan serius. Beberapa minggu lalu masih di Jogjakarta, aksi bakti sosial umat Katolik di Bantul dibubarkan secara paksa. Setelah itu, terjadi juga penyerangan terhadap para ustad di Jawa Barat. KIRA menyerukan agar negara harus hadir dan bersikap tegas, jelas terhadap persoalan-persoalan ini. Jika tidak, bisa lahir berbagai ekses dari memudarnya kerukunan antar umat beragama itu.

2. Kristen-Katolik Indonesia Raya (KIRA) Partai Gerindra menyesalkan aksi penyerangan yang dilakukan oleh oknum tidak bertanggung jawab terhadap umat gereja Katolik St. Lidwina Sleman yang sedang khusuk menjalankan misa kebaktian hari Minggu dan melukai umat maupun pastor yang sedang memimpin perayaan misa. Menurut KIRA, aksi ini dapat merusak tali silaturahmi dan kerukunan antar umat beragama yang selama ini telah dirajut dengan baik.

3. KIRA dengan tegas meminta kepada aparat penegak hukum agar segera mengusut jaringan di balik pelaku nekad ini. Proses hukum terhadap pihak-pihak yang terkait dengan aksi ini harus segera berjalan agar dapat memberikan kepastian hukum bagi setiap warga negara dan bagi setiap penganut agama di Indonesia.

4. KIRA meminta kepada setiap anak bangsa dan setiap pemeluk agama agar tetap menjaga kerukunan hidup dan mengembangkan toleransi yang menjadi perekat bangunan kebangsaan kita. Setiap warga negara mesti menjadi agen perdamaian agar bangsa dan negara ini terus membangun dalam damai dan sukacita bersama.

5. KIRA meminta kepada setiap elemen bangsa agar tetap tenang menyikapi persoalan ini dan menyerahkan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum. Mari kita kawal bersama-sama persoalan ini demi Indonesia yang damai, demi kebenaran dan keadilan yang kita cita-citakan bersama. **

Penulis: Sipri Seko
Editor: Sipri Seko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved