Belajar dari Tanjakan Emen, Begini Cara Berhenti dan Jalan di Tanjakan untuk Mobil Matik dan Manual

Berhenti di tengah-tengah tanjakan berpotensi membuat mobil berjalan mundur.

Belajar dari Tanjakan Emen, Begini Cara Berhenti dan Jalan di Tanjakan untuk Mobil Matik dan Manual
KOMPAS.com/AGIEPERMADI
Tampak antrian kendaraan di Tanjakan Emen, Subang, Jawa Barat ,Minggu (11/2/2018). Kendaraan ini menunggu dibukanya jalan yang tengah dilakukan penutupan sementara lantaran sedang dilakukan olah TKP oleh pihak kepolisian untuk mengetahui penyebab kecelakaan bis yang menewaskan 27 orang di jalur rawan tersebut. 

POS-KUPANG.COM - Kecelakaan bus Pariwisata yang membawa penumpang rombongan Koperasi Permata Ciputat di tanjakan Emen, Subang, Jawa Barat, Minggu (11/2/2018) menjadi momen kepada setiap pengendara untuk memastikan kesiapan dan kelaikan kendaraannya sebelum berangkat.

Terutama ketika kendaraan akan melintas di jalan dengan medan menanjak tajam.

Selain kelaikan kendaraan, pengemudi pun dituntut dapat menguasai kendaraannya.

Baca: V BTS Posting Foto Liburan Bersama Park Seo Jun dan Park Hyung Sik, Penggemar Terkagum-kagum

Berhenti di tengah-tengah tanjakan berpotensi membuat mobil berjalan mundur.

Lalu bagaimana mengatasinya?

Melansir GridOto.com, Kamis (4/1/2018) hal pertama yang dilakukan saat melewati tanjakan dengan kondisi lalu lintas padat atau macet, selalu menggunakan gigi rendah, yaitu 1 (manual) atau L (matik).

Tujuannya agar mobil selalu mendapatkan torsi dan tenaga optimal.

Jangan melewati tanjakan dengan cara setengah kopling atau kopling menggantung.

"Memang cara ini bisa dilakukan, tetapi akan membuat kopling akan cepat panas, bahkan bisa sampai jebol," terang Marcel Kurniawan, Training And Development Manager Real Driving Centre, Jakarta.

Halaman
123
Penulis: Efrem Limsan Siregar
Editor: Efrem Limsan Siregar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved