PosKupang/

VIDEO: Hakim Bebaskan Semua Terdakwa Kasus Bank NTT

Terdakwa dalam kasus Bank NTT akhirnya bernafas lega setelah Pengadilan Tipikor akhirnya membebaskan terdakwa. Ini videonya

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Pengujung sidang perkara PT. Bank NTT, sempat berteriak, 'hidup pak hakim', ketika hakim membacakan pertimbangan hukum yang menyatakan, para terdakwa harus bebas.

Sidang lanjutan kasus dana pengadaan Lisensi Microsoft Society pada Bank NTT tahun 2015 ini berlangsung di Pengadilan Tipikor Kupang, Kamis (8/2/2018).

Sidang dipimpin Ketua Majelis Hakim, Syaiful Arif,S.H,M.H didampingi anggota, Jimmy Tanjung,S.H dan Ali,S.H dibantu paniter pengganti, Emilya Rohi Kana,S.H.

Hadir Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejati NTT, Andrew,S.H dan Hery Franklin,S.H,M.H.

Dalam amar putusan yang dibacakan majelis hakim, menyatakan terdakwa Adrianus Ceme dalam kasus tersebut bersama terdakwa lainnya tidak terbukti perbuatan pidana atau melawan hukum.

Selain Ceme ada empat terdakwa lainnya yang juga divonis bebas dalam perkara ini, yakni, Salmon Terru,Ardianto Ranoh, Zuraida Zein dan Eryl Pasaribu.

Perkara ini displit menjadi dua sehingga sidang pertama dilakukan terhadap Ceme,cs sedangkan sidang kedua untuk terdakwa Eryl Pasaribu.

Dalam pembacaan putusan secara bergantian oleh majelis hakim, dalam pertimbangan, hakim menyatakan, apa yang dilakukan para terdakwa itu tidak merupakan perbuatan pidana, karena itu para terdakwa harus dibebaskan dari tuntutan pidana.

Dalam pembacaan putusan itu, ada satu pengunjung dua kali berteriak hidup pak hakim.

Suara hidup pak hakim itu terdengar dari kerumunan pengunjung di dalam ruang sidang. (*)

Penulis: oby_lewanmeru
Editor: marsel_ali
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help