Ini Alasan Bupati TTS Enggan Tunjukan Nilai Hasil Test 8 Pejabat Yang Dilantik

Terkait tudingan ada kedekatan dalam pengangkatan Kepala Dinas Kesehatan, ini penjelasan Bupati TTS soal itu

Ini Alasan Bupati TTS Enggan Tunjukan Nilai Hasil Test 8 Pejabat Yang Dilantik
Pos Kupang/Novemy Leo
Bupati TTS, Ir. Paul VR Mella (ketiga dari kanan) memberi keterangan pers kepada wartawan, Kamis (8/2/2018) siang 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Novemy Leo

POS-KUPANG.COM | SOE - Bupati TTS, Ir. Paul VR Mella enggan menunjukan Nilai hasil test 8 pejabat yang dilantik karena alasan rahasia.

Mella mengatakan itu karena sebelumnya, anggota DPRD TTS, Hendeik Babys meminta bupati transparan untuk menunjukkan nikai hasil test 8 pejabat yang dilantik hari ini, Kamis (8/2/2017).

Bupati TTS mengatakan, nilai dan perankingan untuk peserta test pejabat eselon II di Pemkab TTS itu rahasia. Namun Mella memastikan, pejabat yang dilantik yang memiliki nilai tertinggi.

Terkait permintaan agar Bupati transparan mengumumkan nilai hasil tes pejabat itu, Mella mengatakan, itu rahasia. "Itu rahasia. Kalau mau lihat, datang, saya kasih tunjuk. Dan itu sesuai ranking, yang bersangkutan sudah tahu dia posisi ms, mms, dia sudah tahu itu," kata Mella.

Mella mengatakan, Eirene mengikuti seleksi dan lolos seleksi artinya tidak ada unsure KKN. Jika tidak memenuhi syarat, tentu yang bersangkutan tidak akan lolos test dan seleksi. (vel)

Selain itu, Bupati TTS mengatakan, pihaknya akan melakukan evaluasi terhadap system, manajemen dan kinerja para tenaga kesehatan yang ada di puskesmas maupun rumah sakit.

"Jika ada yang bekerja tidak professional maka jangan dipaksakan lagi," ujarnya.

Mella mengatakan hal itu ketika ditanya soal, apa sanksi yang akan diberikannya bagi petugas puskesmas atau rsu jika keliru dalam menangani pasien ibu dan bayi yang meninggal seperti yang terjadi di RSU SoE beberapa waktu yang lalu.

Mella juga meminta aparat Polres TTS bisa professional dalam melakukan lead dan dik terhadap laporan keluarga korban dimaksud.

"Silahkan teman-teman secara teknis bisa memeriksa kasus ini," kata Mella.

Menurut dia, karena kasus ini sudah diproses hukum maka pihaknya menunggu hasilnya. Namun sebagai Bupati maka tugasnya untuk melakukan pembinaan. Dan dalam waktu dekat, pihaknya akan melakukan evaluasi menyeluruh.

"Tugas saya untuk pembinaan, kalau memang tenaganya tidak professional ya jangan dipaksakan lagi. Sejauh ini sementara kita perlu evaluasi. Mungkin jabatannya sudah lama, mungkin harus diganti untuk penyegaran. Tapi ya kita evaluasi dulu," kata Mella. (*)

Penulis: omdsmy_novemy_leo
Editor: Marsel Ali
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help