Inilah Manfaat Program Pamsimas Bagi warga Desa Pajinian, Adonara Barat

Ini alasannya mengapa kepala desa Pajinian berterima kasih kepada pemerintah. Ia mengatakan itu saat Bupati Flotim mendatangi desanya

Inilah Manfaat Program Pamsimas Bagi warga Desa Pajinian, Adonara Barat
Pos Kupang/Feliks Janggu
Bupati Flotim Antonius Hubertus Gege Hadjon membuka kran meresmikan air minum bersih program Pamsimas III 2017 di Desa Pajinian Selasa (6/2/2018) 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Feliks Janggu

POS-KUPANG.COM | ADONARA- Kepala Desa Pajinian, Adonara Barat, Kabupaten Flores Timur, Siprianus Tarto menyampaikan terimakasih kepada pemerintah atas program air minum bersih bagi warga desa itu. Ia mengatakan itu di aula Kantor Desa Pajinian, Selasa (6/2/2018).

Saat itu, Bupati Flotim Antonius Hubertus Gege Hadjon meresmikan pemanfaatan air minum bersih tersebut dengan membuka kran air desa.

Tepuk tangan meriah dari masyarakat setempat mewarnai peresmian penggunaan air minum bersih yang digelar di halaman Kantor Desa Pajinian Adonara Barat.

Kades Pajinian mewakili warganya menyampaikan syukurnya kepada Tuhan dan berterimakasih kepada pemerintah karena hadirnya air minum bersih di desanya.

Katanya, sejak desa itu dihuni setelah program transmigrasi lokal (translok) 1979, baru kali ini masyarakat menikmati air minum bersih.

Berbagai upaya menyediakan air minum bersih selama ini mengalami kebuntuan dan kegagalan.

Meski demikian pemerintah desa terus mencari sumber mata air bagi masyarakatnya dan akhirnya terwujud di 2017.

Yang terakhir melalui program Pamsimas III 2017, mata air Libo Lele berhasil dibangun instalasi ke desa itu.

Dari sebelumnya suplai air minum ke desa itu terbatas, masyarakat sudah bisa mengambil air begitu cepat pada 17 titik kran air di desa.

Sipri berharap dengan air bersih masuk di desa, masyarakat tidak lagi membuang waktu untuk antre air minum.

Waktu yang sisa bisa digunakan untuk mengembangkan perekomian keluarga.

Sipri berpesan, agar masyarakat jauhi konflik dalam bentuk apa pun di desa. Sebab saat ini, pemerintah pusat telah menggelontorkan dana ke desa.

Masyarakat desa sudah saatnya berlomba-lomba dengan desa-desa lain ntuk membangun perekonomian keluarga. (*)

Penulis: Felix Janggu
Editor: Marsel Ali
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help