Maleo, Burung Langka Ini Masih Ada di Hutan Riangkemie Flores Timur

Burung jenis ini ternyata masih ada di Flores Timur, di Hutan Riangkemie, Kecamatan Ilemandiri.

Maleo, Burung Langka Ini Masih Ada di Hutan Riangkemie Flores Timur
KOMPAS.COM
Burung Maleo 

Laporan Wartawan Pos Kupang.com, Feliks Janggu

POS-KUPANG.COM|LARANTUKA - Maleo, jenis burung langka yang dilindungi.

Burung jenis ini ternyata masih ada di Flores Timur, di Hutan Riangkemie, Kecamatan Ilemandiri.

Burung sejenis bebek oleh masyarakat setempat dinamakan Wodong. Namun burung ini bagi masyarakat setempat sebagai "burung keramat".

Masyarakat setempat takut untuk bertemu dengan burung ini. Bertemu burung ini diyakini membawa malapetaka bagi seseorang.

Kepala Desa Riengkemie Thomas Irianto B.Lewar kepada Pos Kupang.com, Sabtu (3/2/2018) menceritakan burung tersebut tidak mudah ditemukan.

Namun beberapa peneliti yang pernah menyusuri hutan Riangkemie menemukan jejak burung langka itu di sana.

"Kita punya keunikan di sini, bahwa di hutan kita ini ada burung langka," kata Thomas Lewar.

Ada istilah masyarakat setempat "Wodong Sedek" di mana perilaku seseorang tiba-tiba berubah setelah bertemu burung Wodong.

Bersifat provokatif bahkan memicu terjadinya peperangan karena "tersihir" oleh Maleo atau Wodong.

Maleo ketika bertelur biasa mengumpulkan gundukan tanah. Menyembunyikan telurnya di bawah tanah.

Setelah menetas, anak-anak burung akan berjuang sendiri keluar dari tanah.

"Ada istilah Wodong Sedek, gila karena diserang Wodong. Gila itu akan sembuh hanya ketika bertemu ular besar," kata Thomas Lewar.

Ia optimis karena burung itu ditakuti, akan tetap lestari di hutan Riangkemie. (*)

Penulis: Felix Janggu
Editor: Agustinus Sape
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help