Home »

Techno

» Apps

Pakai Aplikasi FakeApp, Wajah Sejumlah Artis Disalahgunakan untuk Video Porno

Perusahaan Gfycat, yang berbasis di San Francisco itu menyebutkan bahwa video tersebut "tidak pantas".

Pakai Aplikasi FakeApp,  Wajah Sejumlah Artis Disalahgunakan untuk Video Porno
BBC
Emma Watson berada di antara jajaran aktris yang wajahnya ditempelkan dalam salah satu film porno. 

POS-KUPANG.COM - Situs penyedia gambar bergerak atau graphic interchange format (GIF), Gfycat, mengatakan pihaknya menghapus konten video porno yang menggunakan perangkat untuk mengganti wajah pemerannya dengan para selebritas.

Perusahaan Gfycat, yang berbasis di San Francisco itu menyebutkan bahwa video tersebut "tidak pantas".

Pembuatan video seperti itu menjadi hal biasa setelah perangkat gratis itu diluncurkan bulan ini yang membuat prosesnya menjadi relatif sederhana.

Pihak pengembang mengatakan aplikasi FakeApp telah diunduh lebih dari 100.000 kali.

Aplikasi tersebut bekerja dengan menggunakan algoritma mesin untuk menciptakan subjek wajah yang dihasilkan komputer.

Untuk melakukan ini, dibutuhkan beberapa ratus foto selebriti yang dipertanyakan untuk analisis dan klip video dari orang yang wajahnya harus diganti.

Hasilnya - yang dikenal sebagai deepfakes - berbeda kualitasnya.

Pencipta FakeApp mengatakan untuk menghasilkan video cukup dengan menekan satu tombol, sesaat setelah mendapat data dari komputer.
Pencipta FakeApp mengatakan untuk menghasilkan video cukup dengan menekan satu tombol, sesaat setelah mendapat data dari komputer. (FAKEAPP)

Tapi dalam beberapa kasus, jika ada dua orang sama wajahnya, hasilnya bisa sangat meyakinkan.

Beberapa orang menggunakan teknologi ini untuk membuat konten nonpornografi.

Contohnya seperti sebuah video yang menampilkan wajah Kanselir Jerman Angela Merkel yang diganti dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump, dan beberapa di antaranya ada salah satu wajah bintang film yang wajahnya ditukar dengan yang lain.

BEST (and worst?) DeepFakes Compilation

(*)

Editor: Agustinus Sape
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help