PosKupang/

Waduh! Harga Cabe Keriting dan Tomat Melejit di Nagekeo

Ini alasannya mengapa harga tomat dan cabe keriting tiba-tiba melejit di Kabupaten Nagekeo

Waduh! Harga Cabe Keriting dan Tomat Melejit di Nagekeo
Pos Kupang/Adiana Ahmad
Tomat yang dijual di pasar di Nagekeo 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Adiana Ahmad

POS-KUPANG.COM | MBAY - Harga cabe keriting dan tomat di Mbay, ibukota Kabupaten Nagekeo, melejit penyebabnya, ketiadaan pasokan kedua jenis sayuran tersebut baik dari petani lokal maupun pedagang dari luar ke daerah itu.

Harga cabe keriting yang sebelumnya Rp 20.000,00 - Rp 20.000.00 per kilo gram melonjak menjadi Rp 50.000,00 per kilo gram.

Demikian juga dengan harga tomat melonjak dari Rp 19.000,00 per kilo gram pekan lalu menjadi Rp 30.000,00/ kilo gram.

Mariam (30), seorang pedagang sayur di Pasar Danga Mbay-Jakarta, Kamis (1/2/2018), mengungkapkan, pedagang terpaksa melepas tomat dan cabe keriting dengan harga mahal ke konsumen karena harga tomat dan cabe keriting dari petani sudah mahal.

"Tomat yang kita jual ini ambil dari Bajawa. Stoknya terbatas. Kita ambil dengan harga mahal jadi terpaksa jual juga mahal," kata Mariam.

Kondisi ekstrem, kata Mariam, diduga menjadi penyebab pasokan tomat dari luar tersendat. Juga, kegagalan produksi tomat lokal akibat hujan yang terus menerus.

Kenaikan harga tomat dan cabe keriting, lanjut Meriam, terjadi sejak pertengahan Januari 2018.

Selain tomat dan cabe keriting, harga bawang merah dan bawang putih juga naik.

Harga bawang merah melonjak dari Rp 20.000,00 per kilogram menjadi Rp 25.000,00 per kilo gram dan bawang putih dari Rp 25.000,00 menjadi Rp 30.000,00 per kilogram.

Jika sayur dan bumbu dapur melonjak, harga beras masih bertahan pada level Rp 10.000,00 per kilo gram untuk beras medium produksi petani lokal dan Rp 11.000,00 per kilo gram untuk beras premium jenis Membramo dan Inpari JT atau Inpari 06. (*)

Penulis: Adiana Ahma
Editor: marsel_ali
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help