Setelah Diresmikan Kapal Bantuan Pemda Nagekeo Berkapasitas 5.0 GT Mubazir

Kondisi kapal berkapasitas 5,0 Gross Ton (GT) yang diadakan tahun anggaran 2016 rusak berat.

Setelah Diresmikan Kapal Bantuan Pemda Nagekeo Berkapasitas 5.0 GT Mubazir
pos kupang/adiana ahmad
Satu unit kapal berkapasitas 5,0 GT bantuan Pemda Nagekeo untuk nelayan rusak berat di Pantai Nangadhero, Kamis (1/2/2018). 

Laporan Wartawan POS-KUPANG.COM, Adiana Ahmad

POS-KUPANG.COM | MBAY - Kapal bantuan Pemda Nagekeo untuk nelayan di Nangadhero, mubazir.

Kondisi kapal berkapasitas 5,0 Gross Ton (GT) yang diadakan tahun anggaran 2016 rusak berat.

Menurut nelayan setempat, kapal itu tidak pernah dimanfaatkan nelayan pasca peresmian.

Body kapal ditarik ke darat.

Beberapa nelayan yang ditemui di Pantai Nangadhero mengatakan kapal tidak berfungsi karena bocor. Alasan lain, permukaan kapal kurang lebar.

"Proposal yang diajukan permohonan bantuan untuk kapal lempara malam. Tapi yang di diberikan untuk lempara siang. Kurang diminati nelayan. Akibatnya, kapal berlabuh saja dan badan kapal habis dimakan rayap laut," kata Yusup Loleng saat ditemui di Pantai Nangadhero Kamis sore (1/2/2018).

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Nagekeo, Drs. Lukas Mere yang dikonfirmasj per telepon, Jumat (2/2/2018), mengatakan, kapal dalam kondisi baik ketika uji coba.

Namun tidak dimanfaatkan nelayan kapal dibiarkan berlabuh di pinggir laut sehingga rusak diterjang ombak. Kapal juga dimakan rayap.

"Kapal prngadaan tahun 2016. Saat ini sudah kita tarik ke darat untuk diperbaiki. Setelah diperbaiki kita akan serahkan ke kelompok lain," kata Lukas.

Selain satu unit kapal 5,0 GT yang mubazir, masih ada kapal lain yang terkeaan mubazir. Kapal berkapasitas 1,5 GT, 3,0 GT juga mubazir.

Seorang nelayan lainnya mengatakan, kapal itu mubazir karena penyaluran bantuan tidak tepat sasaran.

Menurut nelayan tersebut, kelompok nelayan yang menerima bantuan berprofesi sebagai petani sawah.

Menanggapi hal tersebut, Lukas mengatakan, dalam waktu dekat Dinas Kelautan dan Perikanan akan mengidentifikasi kembali kapala-kapal bantuan Pemda Nagekeo yang tidak dimanfaatkan.

"Kapal-kapal tersebut akan kita tarik kembali dan diberikan lepada orang lain yang bembutuhkan," ujar Lukas.(*)

Penulis: Adiana Ahmad
Editor: Alfons Nedabang
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help