Sidang Penganiayaan Jaksa di Belu, Firmus Bantah Menjambak Rambut David

Terhadap keterangan para saksi ini, para terdakwa kecuali Firmus Koli dan Karel Ly membantah sebagian keterangan tersebut.

Sidang Penganiayaan Jaksa di Belu, Firmus Bantah Menjambak Rambut David
POS KUPANG/EDY BAU
Suasana sidang delapan terdakwa penganiayaan terhadap Jaksa pada Kejari Belu saat mengikuti persidangan di PN Atambua. 

Laporan Reporter Pos Kupang.com, Edy Bau

POS KUPANG.COM | ATAMBUA—Delapan orang tersangka pelaku penganiayaan terhadap dua jaksa pada Kejaksaan Negeri (Kejari) Belu kembali menjalani sidang di Pengadilan Negeri (PN) Atambua, Kamis (1/2/2018).

Sidang dengan agenda pemeriksaan saksi-saksi ini dipimpin majelis hakim PN Atambua, yakni Mohammad Reza Latuconsina, Gustav Bless Kupang dan Fausi.

Bertindak sebagai jaksa penuntut umum (JPU), Dany Agusta Salmon dan Ardy P. Wicaksana.

Adapun saksi yang dihadirkan dalam persidangan tersebut adalah saksi korban, Charles Hutabarat, David Manulang dan seorang anggota Pol PP Belu.

Dalam keterangannya, para saksi menyampaikan keterangan sesuai dengan dakwaan yang dibacakan jaksa penuntut umum (JPU) pada sidang sebelumnya, Senin (29/1/2018) lalu.

Baca: Warga Gerebek Pasangan Mesum di Samping Anak Balita yang Tidur, Videonya Viral

Terhadap keterangan para saksi ini, para terdakwa kecuali Firmus Koli dan Karel Ly membantah sebagian keterangan tersebut.

Firmus pada kesempatan tersebut membantah keterangan saksi yang mengatakan dirinya menjambak rambut Jaksa David. Menurutnya, dia hanya mengelus-elus rambut.

Sementara Karel Ly mengatakan, pada saat itu dirinya dalam kondisi mabuk alias dalam pengaruh minuman keras (keras) sehingga tidak mengetahui persis apa yang sudah dilakukannya saat itu.

Halaman
123
Penulis: Fredrikus Royanto Bau
Editor: Agustinus Sape
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help