Sidang Ditunda, Umat Paroki Bolan Beraksi, Kuasa Hukum Sesalkan Sikap Pengunjung

Warga sempat ribut di dalam ruang sidang saat kuasa hukum tergugat menyampaikan saksinya belum siap hadir.

Sidang Ditunda, Umat Paroki Bolan Beraksi, Kuasa Hukum Sesalkan Sikap Pengunjung
POS KUPANG/EDY BAU
Umat Paroki Bolan memrotes penundaan sidang perkara sengketa tanah di PN Atambua, Selasa (30/1/2018). 

Laporan Wartawan POS-KUPANG.COM, Edy Bau

POS-KUPANG.COM | ATAMBUA - Sidang perkara sengketa tanah antara Paroki Bolan Keuskupan Atambua (penggugat) dengan anggota DPRD Kabupaten Malaka, Yoseph Ama Bere Seran (tergugat) di Pengadilan Negeri (PN) Atambua, Selasa (30/1/2018) ditunda.

Sidang kembali digelar tanggal 6 Februari 2018 mendatang.

Penundaan sidang dengan agenda pemeriksaan saksi tergugat ini mendapat reaksi ratusan warga yang merupakan umat Paroki Bolan.

Warga sempat ribut di dalam ruang sidang saat kuasa hukum tergugat menyampaikan saksinya belum siap hadir.

Dari dalam ruang sidang, massa bergerak keluar dan melakukan aksi unjuk rasa di halaman PN Atambua.

Mereka kesal karena penundaan sidang tersebut tidak disampaikan sebelumnya.

Apalagi setelah mengetahui bahwa alasan penundaan sidang itu lantaran saksi tergugat belum siap.

Sambil bernyanyi dan berorasi, mereka meminta agar sidang tetap dilaksanakan dan meminta agar tergugat tidak boleh menguasasi tanah yang sedang disengketakan karena lahan tersebut adalam milik Paroki Bolan dan milik Keuskupan Atambua.

Meski melakukan aksi unjuk rasa, persidangan tetap ditunda.

Halaman
12
Penulis: Fredrikus Royanto Bau
Editor: Alfons Nedabang
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved