Diplomasi itu Memilih yang Hakiki

Kejernihan dalam berpikir, bertutur dengan tatakrama tinggi dalam menjalin persahabatan adalah pilihan hakiki dalam diplomasi.

Diplomasi itu Memilih yang Hakiki
ilustrasi

Oleh: Maxi Un Bria
Alumni Paramadina Graduate School of Diplomacy Jakarta, Ketua Komisi Kerasulan Awam Keuskupan Agung Kupang.

A fonte puro pura defluit aqua ;
air jernih keluar dari mata air yang jernih

POS KUPANG.COM -- Sebagaimana kebanyakan orang suka akan air jernih. Demikian pun dalam hubungan antar manusia dan antar bangsa, dibutuhkan kejernihan dalam berpikir, bertutur dengan kesantunan yang menjunjung tinggi martabat manusia.

Kejernihan dalam berpikir, bertutur dengan tatakrama tinggi dalam menjalin persahabatan adalah pilihan hakiki dalam diplomasi. Setiap orang yang terlibat dalam pergaulan yang luas dan pelayanan publik serta terlibat dalam komunikasi politik setidaktidaknya pernah dan menggunakan seni berdiplomasi.

Dalam bahasa sederhana "Diplomasi berarti kecakapan menggunakan perkataan yang santun dan penuh kehati-hatian dalam menghadapi orang lain"( B.N.Marbun, Kamus Politik 2013, h.120).

Hal ini sangat beralasan karena untuk membangun hubungan yang baik dengan siapa pun dan pihak manapun, dibutuhkan kecakapan dan kehati-hatian dalam bertutur dan bersikap agar hubungan yang dibangun terarah pada upaya menghadirkan sukacita dan kerjasama sejati yang berdampak pada terwujudnya damai sejahtera.

Dalam bahasa lain diplomasi dibutuhkan dalam pergaulan umum untuk menghindari konflik dan aneka kekerasan baik secara verbal maupun non verbal.

Diplomasi itu seni menyampaikan pesan dengan strategi komunikasi yang santun agar pesan yang disampaikan diterima, dimengerti dan memicu gairah untuk bekerjasama antar para pihak.

Diplomasi digemari orang orang yang terlibat dalam pelayanan publik utamanya adalah orang orang dengan penampilan menarik, memiliki etika pergaulan universal serta kapasitas yang memadai dalam pergaulan internasional lintas negara dan peradaban.

Umumnya orang-orang yang berminat dan terlibat dalam diplomasi memiliki misi istimewa untuk mengembangkan perdamaian, memajukan perekonomian, membangun kerjasama dan ikut serta mengupayakan bonum commune -kebaikan bersama bagi masyarakat dunia.

Halaman
123
Editor: Putra
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help