Ini Alasannya Mengapa TPI Nangadhero di Nagekeo Mubazir

TPI Nangadhero yang dibangun Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Nagekeo kini mubazir

Ini Alasannya Mengapa TPI Nangadhero di Nagekeo Mubazir
Pos Kupang/Adiana Ahmad
Kondisi terkini TPI Nangadhero di Nagekeo. Rusak dan tidak terawat. Gambar diambil Kamis (25/1/2018) 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Adiana Ahmad

POS-KUPANG.COM | MBAY - Tempat Pendaratan Ikan (TPI) Nangadhero yang dibangun Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Nagekeo kini mubazir.

Sejak dibangun tahun 2010 lalu, TPI tersebut tidak pernah dimanfaatkan.

Tujuhbelas tahun berlalu, bangunan TPI tersebut mulai rusak termakan usia. Pilar-pilar tempat tambatan perahu satu per satu mulai roboh. Demikian juga dengan bangunan pelabuhan.

Para nelayan yang ditemui di Pantai Nangadhero, Kamis (25/1/2018), mengatakan, enggan memanfaatkan TPI itu karena bangunan tidak layak. Selain itu, manajemen pengelolaannya tidak jelas.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Nagekeo, Dra. Lukas Mere yang dikonfirmasi terkait pengelolaan TPI Nangadhero, Jumat (26/1/2018) mengatakan, TPI Nangadhero tidak lagi diperbaiki karena tidak ada kucuran dana.

TPI tersebut dibangun di atas lahan milik Dinas Kelautan dan Perikanan Propinsi NTT.

"Kita tidak bisa lagi memanfaatkan TPI Nangadhero karena berada di atas lahan Dinas Kelautan dan Perikanan Propinsi NTT. Seluruh nelayan kita akan arahkan ke TPI Nggolonio karena Pemda Nagekeo sudah bangun TPI di Nggolonio. Saat ini sedang disosialisasikan kepada nelayan, pedagang ikan dan masyarakat. Yang ada di Nangadhero tinggal Pabrik Es. Suatu saat kita akan pindahkan juga pabrik es ke Nggolonio," kata Lukas. (*)

Penulis: Adiana Ahmad
Editor: Marsel Ali
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help